Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat
Advertisement . Scroll to see content

Semakin Banyak Politisi Muslim Menang Pilkada Amerika, Pertanda Apa?

Minggu, 16 November 2025 - 03:02:00 WIB
Semakin Banyak Politisi Muslim Menang Pilkada Amerika, Pertanda Apa?
Gelombang kemenangan politisi Muslim dalam pilkada AS, termasuk Zohran Mamdani, menjadi fenomena politik yang menarik perhatian (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Gelombang kemenangan politisi Muslim dalam pemilihan kepala daerah Amerika Serikat (AS) tahun ini menjadi fenomena politik yang menarik perhatian. Tak hanya Zohran Mamdani yang mencetak sejarah sebagai wali kota Muslim pertama di New York, lima politisi Muslim lainnya juga berhasil merebut kursi strategis di berbagai kota, bahkan hingga level wakil gubernur negara bagian.

Menurut Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), total enam Muslim telah dan akan memimpin di tingkat eksekutif daerah, dari wali kota hingga wakil gubernur. Selain itu, lebih dari 30 kandidat Muslim lainnya menang di jabatan publik tingkat lokal dan legislatif.

Fenomena ini bukan sekadar catatan jumlah, tetapi juga mencerminkan perubahan sosial dan politik besar di Amerika Serikat. Lantas, pertanda apa di balik meningkatnya kemenangan politisi Muslim di negeri yang dulu sempat dilanda gelombang Islamofobia pasca-tragedi serangan 11 September ini?

1. Muslim Kian Diterima di Ruang Politik Amerika

Kemenangan enam tokoh Muslim, seperti Zohran Mamdani di New York, Abdullah Hammoud di Dearborn, Mo Baydoun di Dearborn Heights, Faizul Kabir di College Park, Ted Green di East Orange, hingga Ghazala Hashmi sebagai Wakil Gubernur Virginia, menandai era baru keterbukaan politik AS.

Dulu, keislaman sering dianggap hambatan elektoral, namun kini justru menjadi bagian dari keberagaman yang dirayakan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut