Serangan Rusia Makin Menjadi-jadi di Ukraina, Gempur Habis-habisan 2 Kota di Donetsk
Pejabat di Donetsk mengatakan, pasukan Rusia menyerang pasar serta daerah permukiman di Sloviansk pada Selasa kemarin, menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai tujuh lainnya.
PM Ukraina Sebut Orang Kaya Rusia Harus Ikut Membayar Biaya Pemulihan usai Perang
Asap membubung dari bengkel otomotif serta api melalap deretan kios di pasar saat petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkannya.
Gubernur Donetsk Pavlo Kyrylenko mengatakan dua kota yakni Sloviansk dan Kramatorsk dihujani serangan rudal dan artileri berat pada sejak Senin malam.
Vladimir Putin Beri Selamat kepada Pasukan Rusia yang Merebut Luhansk dari Ukraina
"Tidak ada tempat yang aman dari penembakan di wilayah Donetsk," ujarnya.
Sementara itu Kementerian Pertahanan Rusia membantah telah menargetkan permukiman. Pasukannya menggunakan senjata berpresisi tinggi untuk menghancurkan pusat komando dan artileri di Donetsk.
Usai Kuasai Luhansk Ukraina, Rusia Disebut Bakal Fokus Taklukkan Donetsk
Di Moskow, Rusia mengindikasikan akan terus menggempur Ukraina sampai tujuan operasi militer khusus tercapai. Ketua parlemen majelis rendah Duma Vyacheslav Volodin mengatakan Ukraina telah menjadi negara teroris sehingga Rusia tidak akan menghentikan operasi militer di perbatasan Donbass.
Pernyataan itu mengindikasikan Rusia kemungkinan akan memperluas tujuan operasi.
Indikasi ini juga bisa dilihat dari dua undang-undang yang disahkan Duma. Isinya memungkinkan pemerintah untuk mewajibkan perusahaan-perusahaan untuk memasok kebutuhan militer serta memaksa para pekerjanya bekerja lembur untuk mendukung operasi.
Editor: Anton Suhartono