Serangan Udara Militer Israel Hantam Lebanon, 12 Orang Tewas Termasuk Anak-Anak
Sehari sebelumnya, Minggu (6/9/2026), serangan Israel menewaskan sedikitnya tujuh orang di Lebanon selatan dan menghancurkan sebuah rumah sakit yang saat itu tidak berpenghuni.
Gencatan senjata antara Israel dan Hizbullah yang ditengahi Amerika Serikat telah berulang kali dilanggar. Israel terus melancarkan serangan udara di Lebanon, sementara Hizbullah juga meluncurkan drone ke arah pasukan Israel.
Pada Juni 2026, Lebanon dan Israel menandatangani kesepakatan kerangka kerja yang dimediasi Amerika Serikat. Kesepakatan tersebut mengatur penarikan pasukan Israel dari Lebanon selatan dengan imbalan pelucutan senjata Hizbullah.
Namun, implementasi kesepakatan tersebut hingga kini menghadapi berbagai kendala. Hizbullah tidak menjadi bagian dari perundingan Lebanon-Israel dan menyatakan tidak akan menyerahkan senjatanya di wilayah Lebanon selatan di sebelah utara Sungai Litani.
Di sisi lain, para pejabat Israel menegaskan pasukannya tidak akan ditarik sepenuhnya dari Lebanon sebelum Hizbullah dilucuti senjatanya di seluruh wilayah Lebanon.