Setelah Bangkai Harimau, Cula Badak Senilai Rp103 M Diselundupkan ke Vietnam

Anton Suhartono ยท Minggu, 28 Juli 2019 - 16:01 WIB
Setelah Bangkai Harimau, Cula Badak Senilai Rp103 M Diselundupkan ke Vietnam

55 cula badal diselundupkan ke Vietnam (Foto: AFP)

HANOI, iNews.id - Petugas imigrasi bandara Hanoi, Vietnam, menggagalkan upaya penyelundupan 55 cula badak dengan berat total 125 kilogram.

Beberapa hari terakhir, petugas terkait Vietnam mengungkap kasus perdagangan barang-barang terkait satwa liar, termasuk temuan bangkai tujuh ekor harimau di sebuah mobil.

Dalam keterangan, Minggu (28/7/2019), otoritas perlindungan satwa Vietnam, menyatakan, puluhan cula badak itu ditemukan terbungkus di Bandara Noi Bai, Hanoi.

Pengungkapan ini terjadi setelah petugas curiga dengan paket yang identitas pengirimannya disamarkan.

Foto menunjukkan, cula badak dari berbagai ukuran ditaruh di meja.

"Butuh setengah hari untuk membukanya," kata seorang sumber keamanan, kepada AFP.

Belum diketahui pasti dari negara mana cula-cula itu dikirim, namun dipastikan dari Afrika.

Cula ditemukan pada hari yang sama saat polisi menangkap tiga orang kasus perdagangan satwa liar terkait penemuan tujuh bangkai harimau beku di mobil yang diparkir di Hanoi.

Beberapa bagian satwa seperti gading gajah, trenggiling, daging dan kulit harimau, serta cula badak dijual di pasar gelap Vietnam, sisa bagian tubuh lainnya diselundupkan ke China.

Cula badak termasuk barang mahal di mana per kilogram dijual dengan 60.000 dolar AS atau sekitar Rp828,3 juta. Dengan demikian, jika diuangkan, nilai cula badak yang diselundupkan itu mencapai Rp103,5 miliar.

Biasanya cula badak dimanfaatkan sebagai obat-obatan yang dipercaya bisa menyembuhkan beberapa penyakit.

Editor : Anton Suhartono