Singapura Perketat Aturan Masuk bagi Pelancong Asing akibat Omicron, Cek Syaratnya!

Anton Suhartono ยท Selasa, 30 November 2021 - 13:33:00 WIB
Singapura Perketat Aturan Masuk bagi Pelancong Asing akibat Omicron, Cek Syaratnya!
Singapura memperketat aturan masuk bagi pelancong asing untuk mencegah penularan Covid-19 varian Omicron (Foto: Reuters)

SINGAPURA, iNews.id - Singapura akan memperketat masuknya pelancong asing guna mencegah penularan Covid-19 varian Omicron yang sedang menghebohkan dunia. Sejauh ini belum ditemukan satu pun kasus varian virus corona paling menular tersebut di Singapura.

Menteri Kesehatan Ong Ye Kung mengatakan, pemerintah masih terus mengevaluasi perkembangan yang terjadi sambil meningkatkan tes terhadap para pelancong dan petugas garis depan guna mencegah risiko penularan.

"Ini merupakan hal bijaksana yang bisa dilakukan saat ini, ketika kita dihadapkan dengan ketidakpastian besar," kata Ong, dikutip dari Reuters, Selasa (30/11/2021).

Beberapa aturan baru yang diberlakukan adalah, pertama, pelancong yang memasuki Singapura, tentunya sudah mendapatkan vaksin penuh dari produk yang disetujui WHO, akan menghadapi pengetatan mulai Kamis (2/12/2021) pukul 23.59 waktu setempat. 

Mulai waktu tersebut, pelancong yang tiba menggunakan penerbangan melalui skema Vaccinated Travel Lane (VTL) memang masih bebas karantina, namun harus tetap menjalani tes antigen mandiri. Kondisi mereka juga akan dicek pada hari ke-3 dan ke-7 dari kedatangan.

Sebelumnya para pelancong hanya diberikan syarat melakukan tes swab Covid-19 di negara masing-masing dan setelah tiba.

Kedua, semua pelancong yang masuk melalui jalur udara, transfer, atau transit, di Singapura harus dinyatakan negatif Covid-19 setidaknya 2 hari sebelum keberangkatan.

Ini menghapus aturan yang berlaku saat ini di mana pelancong asal Hong Kong, Makau, China, dan Taiwan tidak wajib menjalani tes sebelum keberangkatan melainkan hanya melakukan tes swab pada saat kedatangan.  Negara dan wilayah-wilayah tersebut masuk dalam Kategori I klasifikasi risiko oleh Kementerian Kesehatan Singapura yang berarti risiko infeksi Covid-19 paling rendah.

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda