Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diserang Iran, Uni Emirat Arab Hentikan Kerja Sama Perdagangan Tanpa Batas Waktu 
Advertisement . Scroll to see content

Sisi Gelap di Balik Kemewahan Dubai UEA, Mirisnya Kehidupan Buruh Migran

Minggu, 13 Februari 2022 - 09:23:00 WIB
Sisi Gelap di Balik Kemewahan Dubai UEA, Mirisnya Kehidupan Buruh Migran
Sisi gelap di balik kemewahan Dubai, salah satunya kondisi puluhan ribu pekerja migran yang memprihatinkan (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Sebenarnya Artikel 25 Undang-Undang Dasar UEA mengamanatkan perlakuan sederajat terhadap semua warga negara tanpa memandang ras, kebangsaan, kepercayaan, atau status sosial.  Namun data Human Right Watch mengungkap, sebagian besar dari 250.000 buruh migran di Dubai tinggal dalam kondisi sangat memprihatinkan.

Disebutkan mereka tinggal hingga 8 orang dalam satu kamar sempit. Di samping itu, dengan gaji yang minim, mereka masih harus mengirim uang kepada keluarga di negara asal.

Dalam kejadian pada 21 Maret 2006, pekerja konstruksi Burj Khalifa melakukan protes atas buruknya kondisi kerja dengan merusak fasilitas seperti mobil, komputer, serta alat-alat konstruksi.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut