Tak Jelas Kapan Berakhir, Perang Timur Tengah Mulai Bikin Negara Teluk Gerah
Kehadiran pasukan AS di Timur Tengah sendiri sebenarnya telah lama menimbulkan perdebatan. Bahkan sebelum perang dengan Iran pecah, kehadiran militer Washington di kawasan tidak selalu disambut antusias oleh masyarakat maupun sebagian kalangan politik negara-negara Teluk.
Di sisi lain, seorang pejabat senior Gedung Putih membantah anggapan bahwa hubungan AS dengan negara-negara Teluk sedang memburuk.
Dia mengatakan Trump masih memiliki hubungan yang sangat baik dengan para mitra Washington di kawasan. Komunikasi antara AS dan negara-negara Teluk juga disebut tetap berlangsung secara rutin, bahkan semakin intensif sejak perang pecah.
Namun, ketergantungan terhadap AS membuat negara-negara Teluk berada dalam posisi sulit. Mereka masih membutuhkan Washington untuk mendapatkan dukungan keamanan, termasuk pasokan persenjataan, amunisi, serta informasi intelijen.
Editor: Anton Suhartono