Takut Tentaranya Jadi Korban, Israel Bakal Gunakan Drone Serang Tepi Barat Palestina

Anton Suhartono ยท Jumat, 30 September 2022 - 13:25:00 WIB
Takut Tentaranya Jadi Korban, Israel Bakal Gunakan Drone Serang Tepi Barat Palestina
Israel akan menggunakan drone untuk menyerang atau membunuh warga Palestina di Tepi Barat yang dicurigai sebagai teroris (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyetujui penggunaan drone untuk membunuh warga Palestina di Tepi Barat. Targetnya adalah mereka yang dicurigai sebagai teroris.

Surat kabar Israel Jerusalem Post melaporkan, komandan IDF akan diberi izin menggunakan drone untuk menyerang orang-orang bersenjata yang diidentifikasi mengancam pasukan Israel. Keputusan penggunaan drone di Tepi Barat muncul setelah empat warga Palestina tewas dan 44 lainnya terluka dalam serangan di sebuah kamp pengungsi di Jenin. 

Serangan itu bertujuan menangkap saudara laki-laki Raad Hazem, pria yang dituduh membunuh tiga warga sipil Israel di Tel Aviv pada April.

Disebutkan, pada Rabu (28/9), pejabat senior Israel telah membahas perubahan doktrinal soal penggunaan drone. Kepala Staf Aviv Kohavi turut meneken persetujuan tersebut.

Sejak 2008, Israel sudah menggunakan drone Hermes 450 buatan Elbit System untuk membunuh orang-orang tertentu di Jalur Gaza. Namun penggunaan drone untuk menyerang target di Tepi Barat belum pernah terjadi.

Sebenarnya IDF sudah mempertimbangkan untuk memberikan lampu hijau penggunaan drone dalam operasi di Tepi Barat sejak Mei. Saat itu seorang anggota pasukan elite anti-teror Israel tewas dalam operasi di Jenin.

Hermes 450 diproduksi sejak akhir 1990-an. Namun sejauh ini sulit untuk mendapat laporan lengkap mengenai penggunaannya. Aturan di Israel melarang pemberitaan mengenai aktivitas militer pasukan Zionis.

Israel berharap penggunaan drone bersenjata bisa mengurangi potensi jatuhnya korban pasukan IDF saat menjalankan misi di Tepi Barat. IDF baru-baru ini juga membangun menara pengawas bersenjata jarak jauh di daerah padat penduduk Hebron.

Editor : Anton Suhartono

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda