Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : China Klaim Latihan Perang Kepung Taiwan Sukses, Gagalkan Upaya Separatisme
Advertisement . Scroll to see content

Terbukti Curi Teknologi Baterai Perusahaan AS, Ilmuwan China Dihukum

Rabu, 13 November 2019 - 08:56:00 WIB
Terbukti Curi Teknologi Baterai Perusahaan AS, Ilmuwan China Dihukum
Ilustrasi bendera China dan AS.
Advertisement . Scroll to see content

Jaksa AS Trent Shores mengatakan, "Mata-mata industri seperti Hongjin Tan terlibat dalam spionase untuk mencuri rahasia dagang dan kekayaan intelektual Amerika."

"Agresi ekonomi China menjadi ancaman bagi industri teknologi tinggi Amerika yang baru muncul," ujar Shores.

Tan bekerja sebagai ilmuwan untuk perusahaan perminyakan AS sejak Juni 2017.

Departemen Kehakiman tidak menyebutkan nama perusahaan tempat Tan bekerja, tetapi halaman LinkedIn milik Hongjin Tan menyebut sang ilmuwan bekerja sebagai staf ilmuwan dengan tim teknologi di Phillips 66.

Dia sebelumnya bekerja sebagai asisten peneliti dan ilmuwan tamu di California Institute of Technology, tempatnya mendapatkan gelar doktor.

Menurut Departemen Kehakiman AS, hukuman akan dijatuhkan pada 12 Februari 2020. Namun departemen belum menyebut hukuman apa yang bakal dijatuhkan atas Tan.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut