Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Israel Tuding Negara-Negara Barat Gagal Lindungi Orang Yahudi
Advertisement . Scroll to see content

Ternyata Australia Selidiki Apakah Warganya Tidur Cukup Setiap Hari

Selasa, 13 November 2018 - 08:29:00 WIB
Ternyata Australia Selidiki Apakah Warganya Tidur Cukup Setiap Hari
Ilustrasi orang yang tidur saat bekerja. (Foto: ABC News)
Advertisement . Scroll to see content

Penyelidikan juga akan melihat secara khusus pada dampak teknologi baru pada pola tidur.

Zimmerman secara khusus menyalahkan perilaku FOMO (fear of missing out), istilah yang sekarang dikaitkan dengan media sosial bahwa banyak orang takut akan ketinggalan informasi sehingga mereka tidak bisa melepaskan HP dan tablet mereka, bahkan ketika hendak tidur sekalipun.

"Apa yang kita ketahui itu adalah perilaku yang dapat memiliki dampak yang sangat merusak pada pola tidur orang-orang," katanya.

"Bahkan dengan menggunakan tablet atau televisi di kamar tidur Anda, jika digunakan terlalu lama maka pancaran cahaya dari gawai itu akan benar-benar dapat menipu tubuh untuk berpikir bahwa itu bukan waktu malam," katanya.

Dia berharap hasil penyelidikan ini akan membantu orangtua untuk memastikan anak-anak mereka tidak tidur dengan perangkat di dekat tempat tidur mereka.

Editor: Nathania Riris Michico

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut