TKI Perempuan Disiksa Majikan di Malaysia, Gajinya Dipotong Selama 3 Tahun

Anton Suhartono ยท Senin, 27 September 2021 - 16:08:00 WIB
TKI Perempuan Disiksa Majikan di Malaysia, Gajinya Dipotong Selama 3 Tahun
Seorang TKI perempuan di Malaysia disiksa majikan dan gajinya dipotong selama 3 tahun (Foto: Departemen Tenaga Kerja Malaysia/JTK)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Seorang perempuan tenaga kerja Indonesia (TKI) menjadi korban penganiayaan dan kerja paksa oleh majikannya. Korban diselamatkan petugas dari otoritas terkait dalam operasi di Ayer Tawar, Perak, pada Kamis pekan lalu.

Kementerian Sumber Daya Manusia Malaysia menyatakan, selain mengalami berbagai pelecehan dan kekerasan, gaji korban selama 3 tahun dipotong yang nilai totalnya sekitar 25.000 ringgit atau sekitar Rp85 juta yakni dari 2018 dan 2021.

“Majikan/tersangka juga mengeksploitasi korban dengan mengancamnya karena dia bukan pekerja berdokumen (legal) dan seringkali memarahi jika ingin pulang ke negaranya," bunyi peryataan, dikutip dari World of Buzz, Senin (27/9/2021).

Disebutkan, operasi penyelamatan TKI yang tak disebutkan identitasnya itu dilakukan atas kerja sama Departemen Tenaga Kerja (JTK), Satgas MAPO, dan kepolisian, menyusul laporan dan informasi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur pada Senin (20/9/2021).

“Korban dianiaya secara fisik, yaitu ditendang di wajah saat meminta sisa gajinya," isi pernyataan.

Perempuan masuk Malaysia secara legal dengan izin kerja sebagai pembantu pada Juni 2003 melalui agen. Setelah dia mendapat pekerjaan, gajinga dipotong 350 ringgit per bulan selama 4 bulan untuk membayar agen.

“Korban tidak mengetahui hal ini karena menyerahkan semuanya kepada agen dan tidak ada kontrak tertulis mengenai proses kerja, termasuk pembayaran kepada agen,” kata pernyataan.

Namun izin kerja resmi perempuan itu berakhir pada Juni 2020 dan tidak diperpanjang. Oleh karena itu, dia diklasifikasikan sebagai pekerja paksa dan tanpa bayaran.

Editor : Anton Suhartono

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: