Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Utusan Khusus Presiden Gandeng Kemenkop, Siapkan 12.000 Masjid Jadi Penggerak Ekonomi Umat
Advertisement . Scroll to see content

Transformasi Kontroversial Gereja di AS yang Kini Jadi Masjid 'Mosque of Jesus, Son of Mary'

Selasa, 08 Oktober 2019 - 07:06:00 WIB
Transformasi Kontroversial Gereja di AS yang Kini Jadi Masjid 'Mosque of Jesus, Son of Mary'
Masjid Isa Ibn Maryam, Mosque of Jesus, Son of Mary di New York. (FOTO: Flickr)
Advertisement . Scroll to see content

Mengingat bangunan itu tadinya adalah Gereja Katolik Roma dan bernama Gereja Holy Trinity, tentu banyak sekali simbol-simbol Kristen di dalam dan luar bangunan itu. Komunitas muslim pun terpaksa berhadapan dengan Dewan Preservasi Bangunan Bersejarah Syracuse untuk memperoleh izin membuang dan menganti simbol-simbol itu.

Setelah proses yang cukup panjang, pengurus masjid itu akhirnya diperkenankan mencabut simbol-simbol Kristen, seperti salib, selama tidak mengubah keaslian bentuk bangunan.

Pengurus melakukan sedikit perbaikan terhadap dinding, langit, dan atap bangunan yang kosong selama empat tahun itu.

Para pengurus tidak mengubah dekorasi interior bangunan gereja itu yang merupakan hasil kerajinan tangan. Mereka juga tidak mengganti jendela-jendelanya, hanya menambahkan ornamen-ornamen bernuansa Islam, seperti hiasan dinding kaligrafi bahasa Arab.

Sewaktu berada di dalam masjid itu, banyak pengunjung merasa seolah berada dalam ruangan yang merupakan paduan antara gereja dan masjid.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut