Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kejar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas
Advertisement . Scroll to see content

Vaksinasi Covid-19 Paspampres Berbuntut Panjang, Presiden Duterte Bela Pengawalnya

Rabu, 06 Januari 2021 - 14:32:00 WIB
Vaksinasi Covid-19 Paspampres Berbuntut Panjang, Presiden Duterte Bela Pengawalnya
Rodrigo Duterte (Foto: AFP)
Advertisement . Scroll to see content

Angkatan Bersenjata Filipina (AFP) seharusnya juga memulai penyelidikan inernal pada Selasa (5/1/2021), namun dibatalkan setelah Duterte dalam pidatonya memerintahkan komandan PSG, Jesus Durante III, untuk menghentikannya.

"Meskipun tidak secara langsung diarahkan ke AFP, kami membaca isyarat karena dia (Duterte) merupakan Panglima Angkatan Bersenjata," kata juru bicara militer, Edgard Arevalo, dikutip dari Philippine Daily Inquirer, Rabu (6/1/2021).

Di Filipina, PSG merupakan bagian dari angkatan bersenjata namun operasionalnya diawasi Istana Presiden.

Kasus ini bermula dari pengumuman yang disampaikan Duterte pada 26 Desember bahwa para pengawalnya sudah mendapatkan vaksin virus corona. Setelah itu FDA mengeluarkan pernyataan belum mengeluarkan izin penggunaan satu pun vaksin Covid-19 di Filipina.

Penyelidikan yang dilakukan Senat tampaknya membuat marah Duterte. Dalam pidato yang disiarkan televisi pada Senin (4/1/2021) malam, dia memperingatkan anggota parlemen agar tidak memanggil PSG untuk dimintai keterangan karena itu bentuk penghinaan.

“Saya tidak akan mengizinkannya. Saya akan datang ke Kongres dan mencari mereka. Jika Anda melakukan itu, akan ada krisis kecil. Itu ada di tangan Anda. Saya siap untuk membela tentara saya,” kata Duterte.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut