Video Ungkap Tentara Myanmar Diperintahkan Bunuh Muslim Rohingya
BANGKOK, iNews.id - Dua tentara Myanmar yang membelot, membuat pengakuan mengejutkan soal tragedi yang menimpa muslim Rohingya. Mereka diperintahkan membunuh muslim Rohingya di Rakhine dalam kekerasan yang terjadi pada 2017.
Dalam rekaman video, mereka diperintahkan untuk menembak semua yang dilihat dan didengar saat patroli di desa-desa tempat tinggal muslim Rohingya.
Ini menjadi pengakuan publik pertama oleh tentara Myanmar atas tuduhan pembantaian, pemerkosaan, dan kejahatan lainnya terhadap etnis minoritas Rohingya.
Kelompok HAM yang berfokus pada isu Myanmar, Fortify Rights, menyarankan agar dua mantan tentara itu memberikan bukti penting penyelidikan yang sedang berlangsung di Pengadilan Kirimal Internasional (ICC), Den Haag, Belanda.
Lebih dari 700.000 muslim Rohingya terpaksa melarikan diri dari Myanmar ke Bangladesh sejak Agustus 2017 untuk menghindari tindak kekerasan yang disebut kelompok HAM sebagai genosida.