Wabah Virus Corona, PM Narendra Modi Sebut India di Titik Kritis

Anton Suhartono ยท Selasa, 30 Juni 2020 - 18:43 WIB
Wabah Virus Corona, PM Narendra Modi Sebut India di Titik Kritis

Narendra Modi (Foto: AP)

NEW DELHI, iNews.id - Kasus kematian akibat virus corona di India dianggap masih terkendali meskipun negara itu menduduki posisi keempat di dunia dalam jumlah korban terinfeksi.

Perdana Menteri Narendra Modi dalam pidato yang disiarkan stasiun televisi, Selasa (30/6/2020), mengatakan, India berada dalam titik kritis.

Hingga hari ini, negara dengan populasi penduduk terbesar kedua di dunia itu mengonfirmasi hampir 570.000 kasus Covid-19, lebih dari 16.000 di antararnya meninggal.

"Memang benar, jika Anda melihat tingkat kematian akibat corona, dibandingkan dengan banyak negara di dunia, India berada dalam kondisi baik," kata Modi, merujuk pada kebijakan lockdown total sejak akhir Maret hingg awal Juni yang berefek pada 1,3 miliar penduduk, dikutip dari Associated Press.

Namun sejak lockdown dilonggarkan, kasus virus corona kembali melonjak.

Beberapa pembatasan masih diberlakukan, namun banyak industri dan bisnis telah dibuka kembali sehingga warga kembali beraktivitas.

Modi menyalahkan warga yang melanggar protokol kesehatan dengan tidak memakai masker atau menjaga jarak sosial.

"Orang-orang menjadi ceroboh. Kita harus panggil orang-orang yang melanggar,” ujarnya.

Dia juga mendesak pemerintah daerah untuk lebih ketat dalam menegakkan aturan demi mencegah penyebaran virus corona.

Lebih lanjut dia mengatakan, jatah makan gratis bagi 800 juta warga yang membutuhkan akan dilanjutkan hingga November 2020.

“Penerima manfaat terbesar adalah orang-orang miskin yang meninggalkan desa mereka dan pergi ke tempat lain untuk bekerja,” katanya, merujuk pada puluhan ribu pekerja migran yang terpaksa pulang kampung karena kehilangan pekerjaan.

Editor : Anton Suhartono