Wapres AS Kamala Harris Bakal Datangi Zona Pemisah Korut dan Korsel Kamis

Ahmad Islamy Jamil ยท Selasa, 27 September 2022 - 10:20:00 WIB
Wapres AS Kamala Harris Bakal Datangi Zona Pemisah Korut dan Korsel Kamis
Wakil Presiden AS, Kamala Harris. (Foto: Retuers)

SEOUL, iNews.id – Wakil Presiden AS Kamala Harris akan mengunjungi zona demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan Korea Utara dan Korea Selatan pada Kamis (29/9/2022). Kunjungan itu sebagai bentuk upaya AS untuk menunjukkan komitmennya terhadap keamanan Korsel.

Rencana kunjungan tersebut diumumkan pada Selasa (27/9/2022) ini, beberapa hari setelah Korut menembakkan rudal balistik ke arah laut. Ada kekhawatiran dari Seoul akan kemungkinan uji coba nuklir oleh Pyongyang dalam waktu dekat.

Kunjungan Harris itu secara terbuka dikonfirmasi oleh Perdana Menteri Korea Selatan Han Duck Soo selama pertemuan dengan wakil presiden AS itu di Tokyo, Jepang. “Kunjungan Anda ke DMZ dan Seoul akan menjadi demonstrasi simbolis dari komitmen kuat Anda terhadap keamanan dan perdamaian di Semenanjung Korea,” kata Han kepada Harris, seperti dikutip Reuters, hari ini.

Rencana lawatan itu juga dibenarkan oleh seorang pejabat AS. “Hampir 70 tahun sejak Gencatan Senjata Korea, kunjungan itu akan mempertegas ‘kekuatan’ dari ‘aliansi’ antara Seoul dan Washington dalam menghadapi setiap ancaman yang ditimbulkan (oleh Korea Utara),” kata seorang pejabat itu yang tidak ingin namanya disebutkan.

Harris akan mengunjungi DMZ dan bertemu dengan para tentara yang berjaga di sana. Dia juga akan menerima pengarahan operasional dari komandan AS yang bertugas di Korsel. 

Banyak pejabat asing yang mengunjungi Korsel melakukan perjalanan ke DMZ yang dijaga ketat. Beberapa mantan presiden AS, dan Biden sendiri—sebelum dia menjadi presiden—telah mengunjungi DMZ. 

Akan tetapi, mantan Presiden AS Donald Trump menjadi orang pertama yang bertemu langsung dengan pemimpin Korea Utara di sana, ketika dia mengadakan pertemuan ketiga dengan Kim Jong Un pada Juni 2019. Saat itu, Trump berupaya membujuk Kim untuk menghentikan program nuklir dan misil Korut. Namun, upaya itu gagal.

Editor : Ahmad Islamy Jamil

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda