Zelensky Setujui Proposal Damai Trump untuk Akhiri Perang Lawan Rusia
KIEV, iNews.id - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan persetujuan atas proposal perdamaian yang diajukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Proposal yang sebelumnya dikenal dengan 28 poin rencana perdamaian Ukraina itu mengalami perubahan signifikan dengan memangkasnya menjadi 18 poin.
Meski demikian proposal versi revisi tersebut belum dipublikasikan. Ukraina sebelumnya menentang proposal awal Trump karena sangat menguntungkan Rusia.
Menurut Zelensky, prinsip-prinsip dari proposal AS yang telah direvisi tersebut bisa menghasilkan kesepakatan yang lebih mendalam dengan Rusia.
"Prinsip-prinsip dokumen ini bisa diperluas menjadi kesepakatan lebih mendalam," kata Zelensky, dalam pernyataan melalui video, dikutip Rabu (26/11/2025).
"Saya mengharapkan kerja sama aktif lebih lanjut dengan Amerika Serikat dan dengan Presiden (Donald) Trump. Banyak hal bergantung pada Amerika, karena Rusia sangat memperhatikan kekuatan Amerika," ujarnya, lagi.
AS melakukan pembicaraan dengan para pejabat Rusia di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA), pada Selasa (25/11/2025).
Sebelumnya Zelensky mengatakan kepada para sekutu Ukraina, negaranya siap untuk melangkah maju menuju perdamaian berdasarkan proposal baru yang diajukan AS. Meski demikian Zelensky tetap khawatir dengan poin-poin sensitif yang masih ada.
"Ukraina memiliki kerangka kerja yang dikembangkan oleh tim kami di Jenewa. Kerangka kerja tersebut sudah dibahas, dan kami siap untuk bergerak maju bersama dengan Amerika Serikat, dengan keterlibatan langsung Presiden Trump, dan dengan Eropa," ujar Zelensky, kepada para pemimpin negara koalisi.
Dia juga siap bertemu dengan Trump untuk membahas poin-poin sensitif tersebut.
Zelensky juga mendesak para pemimpin Eropa untuk terlibat dalam negosiasi karena keputusan keamanan ini juga berkaitan dengan wilayah Eropa.
Editor: Anton Suhartono