5 Alasan Penting Nyamuk Wolbachia untuk Cegah DBD dan Aman terhadap Manusia
Wolbachia disebut Ngabila aman untuk manusia (karena tidak bisa hidup di tubuh manusia). Tidak dilakukan rekayasa genetik dan wolbachia merupakan bakteri alami pada serangga. Bakteri ini juga ramah lingkungan, tidak merusak ekosistem atau keseimbangan dengan makhluk hidup lain.
"Justru kalau kasus DBD terus meningkat, dilakukan fogging ini berpotensi nyamuk dan virus mutasi dan serangga lain ikut terganggu," katanya.
"Wolbachia ini vaksinasi untuk nyamuk aedes aegepty, dari yang tadinya nyamuk jahat pembawa virus DBD, jadi nyamuk baik yang nggak bawa virus DBD. Aman deh kalau gigit manusia, gak bikin sakit. Bentol doang kayak nyamuk kebon," ucapnya lagi.
Meskipun sudah 78 tahun Indonesia merdeka, Ngabila sangat sedih masih banyak warga terutama anak sakit dan meninggal karena DBD.
"Wolbachia inovasi menurunkan kasus dan kematian DBD karya anak bangsa dan berbasis data hasil penelitian internasional yg terbukti. Riset dan data dibantah jangan dengan narasi sesat, asumsi, provokasi tanpa bukti," ujarnya.