5 Alasan Penting Nyamuk Wolbachia untuk Cegah DBD dan Aman terhadap Manusia
Meskipun sudah 78 tahun Indonesia merdeka, Ngabila sangat sedih masih banyak warga terutama anak sakit dan meninggal karena DBD.
Nyamuk Wolbachia Sudah Disebar di Jakarta, Dinkes: Untuk Kurangi DBD
"Wolbachia inovasi menurunkan kasus dan kematian DBD karya anak bangsa dan berbasis data hasil penelitian internasional yg terbukti. Riset dan data dibantah jangan dengan narasi sesat, asumsi, provokasi tanpa bukti," ujarnya.
1. Sangat aman untuk manusia (host), nyamuk aedes aegepty itu sendiri (agent) dan lingkungan (environment).
2. Sudah ada penelitian dari Kemendikbud secara independen bukan dari peneliti utama UGM bahwa efek wolbachia jangka panjang bisa diabaikan saking kecilnya, baik untuk manusia, nyamuk maupun lingkungan.
3. Manusia bukan kelinci percobaan, karena saat ini fasenya sudah perluasan program dari best practice inovasi Yogya selama 10 tahun terakhir. Enam daerah perluasan bukan uji coba tetapi sudah implementasi program hasil studi panjang.
4. Semua hoaks jahat yang beredar sudah dapat dijawab secara ilmiah dan sempurnanya Kemenkes. Mohon masyarakat cerdas untuk mencari info valid dari semua kanal medsos Kemenkes.
5. Implementasi inovasi dari data driven policy itu dasar penelitiannya sangat kuat, sudah terpublikasi internasional, angka efektivitas penurunan kasus, perawatan RS dan fogging turun 80-90 persen.
Editor: Donald Karouw