5 Perampok Minimarket di Taman Sari Ditangkap, 2 Ditembak Mati

Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 05 Juni 2020 - 17:14 WIB
5 Perampok Minimarket di Taman Sari Ditangkap, 2 Ditembak Mati

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf).

JAKARTA, iNews.id - Polisi menangkap komplotan rampok yang beraksi di minimarket kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. Lima tersangka yang diringkus yakni RH, MS, SH, ZT, dan AH.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menuturkan, dalam penyidikan kawanan bandit ini ternyata pernah beraksi di tiga tempat lain di Jakarta. Semua tempat yang digarong merupakan minimarket.

"Ada empat TKP (tempat kejadian perkara). Pelakunya dari kelompok yang sama yang bernama AKAP atau Antar-Kota Antar-Provinsi," kata Yusri, Jumat (5/6/2020).

Dia mengatakan, empat TKP keseluruhan minimarket. Pertama, di Taman Sari pada 26 Mei 2020. Kemudian, Duren Sawit, Jakarta Timur pada 20 Mei 2020; Kembangan, Jakarta Barat pada 29 Mei 2020; dan Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada 2 Juni 2020.

Anggota Polres Metro Jakarta Barat menembak dua anggota kelompok AKAP berinisial RH dan MS. Keduanya disebut mencoba melawan petugas dengan senjata api saat akan ditangkap di kawasan Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat. RH dan MS tewas saat hendak dibawa ke rumah sakit.

"RH kaptennya dan MS eksekutor langsung," kata Yusri.

Dua pelaku lainnya juga ditembak pada bagian kaki karena mencoba melawan petugas saat akan ditangkap. Sementara tiga pelaku yang ditangkap, yakni SH, ZT, dan AH memiliki peran masing-masing seperti menjaga keadaan sekitar dan kadang-kadang juga sebagai eksekutor.

Saat ditangkap, polisi menyita satu senjata api rakitan dan dua airsoft gun serta sebilah badik. Ketiga pelaku yang dibawa ke Polres Jakarta Barat dijerat dengan Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman ancaman 12 tahun penjara.

Kelompok AKAP saat beraksi menggunakan modus mendatangi minimarket dan memarkirkan kendaraan roda empat yang digunakan di sekitar lokasi. Posisi kendaraan sudah dalam keadaan siaga untuk kabur dengan satu orang sopir yang berjaga. Sementara eksekutor masuk ke dalam minimarket.

"Mereka kemudian memaksa karyawan minimarket dengan senjata api dan senjata tajam untuk membuka brankas berisi uang," ujar Yusri.

Editor : Zen Teguh