Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Maulid Nabi di Jaksel Ricuh, Pramono: Tidak Elok Jam 1 Malam Masih Bunyikan Petasan
Advertisement . Scroll to see content

Acara Maulid di Jaksel Viral gegara Petasan, Lurah Ingatkan Ancaman Denda Rp50 Juta

Senin, 05 Oktober 2026 - 15:09:00 WIB
Acara Maulid di Jaksel Viral gegara Petasan, Lurah Ingatkan Ancaman Denda Rp50 Juta
Lurah Pondok Pinang mengingatkan warga soal aturan penggunaan petasan dan kembang api. (Foto: Ilustrasi/Felly Aslya Utama)
Advertisement . Scroll to see content

Pihak kelurahan juga telah memberikan imbauan agar kegiatan masyarakat tidak dilakukan dengan mengganggu ketertiban dan ketenteraman masyarakat lainnya.

"Saat ini tentu kita mengimbau dan imbauan itu untuk dilaksanakan, tetapi tetap next kita akan melakukan penindakan Perdanya (jika diulangi). Saat mediasi semalam memang para korban meminta waktu untuk bisa berpikir kembali terkait permohonan maaf dari panitia, tapi kita tetap menyarankan para panitia penyelenggara untuk bisa melakukan pendekatan pada para korban," tuturnya.

Dia mengungkapkan, terdapat tiga warga yang merasa terganggu saat kegiatan Maulid Nabi tersebut. 

Satu warga terganggu karena akses rumahnya terhalang kendaraan yang parkir di jalan dan depan pintu rumah. Sementara dua warga lainnya terganggu akibat bunyi petasan pada tengah malam.

"Satu case itu terkait parkir, akses untuk mereka masuk ke rumah, kebetulan rumah ibu B ini depan rumahnya digunakan parkir jemaah sehingga menghalangi kendaraan beliau tidak bisa masuk, ketika menunggu mobil ini bisa dipindahkan agar beliau bisa masuk, terjadilah cekcok, mungkin ada selisih paham dengan panitia dan mungkin ada tindakan kurang berkenan dan sedikit intimidasi yang dirasakan ibu B," tutur dia.

Sementara itu, dua warga lainnya terganggu karena kebisingan yang ditimbulkan petasan. Salah satunya merupakan ibu yang memiliki anak berkebutuhan khusus.

"Dua lainnya sama, lebih kepada gangguan kebisingan dan kenyamanan karena salah satunya, Ibu A memiliki anak berkebutuhan khusus sehingga ada kondisi tertentu yang kita harus pahami bersama, anak istimewa ini tidak sama dengan kita ketika mendengar ledakan atau bunyi (petasan), mungkin dia lebih sensitif, itu jadi memicu amarah dari Ibu A," kata Dina.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut