Ahmad Riza Patria Jadi Wagub DKI, Panlih: Mudah-Mudahan Tak Lebih 1 Bulan Dilantik

Antara · Senin, 06 April 2020 - 23:58 WIB
Ahmad Riza Patria Jadi Wagub DKI, Panlih: Mudah-Mudahan Tak Lebih 1 Bulan Dilantik

Wakil Ketua Panlih Wagub DKI Jakarta, Basri Baco. (Foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Panitia pemilihan (Panlih) wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta telah merapungkan tugas usai menetapkan Ahmad Riza Patria sebagai wagub DKI Jakarta. Pemilihan wagub DKI Jakarta berlangsung tetutup hari ini di DPRD DKI Jakarta.

Wakil Ketua Panlih Wagub DKI Jakarta, Basri Baco berharap pelantikan Wakil Gubernur DKI terpilih Ahmad Riza Patria segera dilaksanakan dalam kurun satu bulan sejak resmi terpilih Senin ini, atau pada Mei 2020. "Mudah-mudahan tidak lama, tidak lebih dari satu bulan," katanya di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Setelah Ahmad Riza Patria terpilih, Basri mengatakan, proses selanjutnya yaitu pimpinan DPRD DKI bakal melaporkan hasil pemilihan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Kemendagri untuk segera mengeluarkan SK penetapan Wakil Gubernur DKI.

Dia optimistis, proses tersebut akan rampung dalam satu bulan meski melewati beberapa bidang birokrasi dan pemerintah pusat yang tengah fokus dalam penanganan pandemi virus corona (covid-19).

"Saya rasa Pak Jokowi juga tidak akan menunda-nunda meneken SK," ujar politikus Partai Golkar ini.

DPRD telah menetapkan calon dari Partai Gerindra Ahmad Riza Patria sebagai Wagub DKI terpilih. Ahmad Riza Patria menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih berdasarkan suara yang dihitung dalam pemilihan Wakil Gubernur DKI oleh DPRD DKI Jakarta dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI, Senin.

"Nomor urut satu Ir Ahmad Riza Patria dengan nomor urut satu, dengan jumlah 81 suara," kata Ketua Panitia Pemilihan (Panlih) wakil gubernur DKI Farazandi Fidinansyah dalam rapat yang disiarkan langsung melalui siaran langsung laman YouTube Pemprov DKI Jakarta.

Dalam penghitungan hasil suara, Riza Patria mendapatkan 81 suara dari 100 suara yang hadir. Sedangkan Nurmansjah Lubis hanya mendapatkan 17 suara serta dua surat suara dinyatakan tidak sah setelah penghitungan berakhir.

Editor : Djibril Muhammad