Anies: Saat PSBB Berlaku, Tak Boleh Ada Kerumunan di Atas 5 Orang

Felldy Utama ยท Selasa, 07 April 2020 - 22:02 WIB
Anies: Saat PSBB Berlaku, Tak Boleh Ada Kerumunan di Atas 5 Orang

Tangkapan layar Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

JAKARTA, iNews.id - Status Pemberlakuan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta terkait pencegahan virus corona (covid-19) akan resmi berlaku pada Jumat, 10 April 2020. Saat PSBB itu berlaku, ada 8 sektor yang tetap beraktivitas alias berjalan.

Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih mengizinkan adanya kerumunan saat PSBB diberlakukan. Namun, batasan jumlah kerumuman itu tidak lebih dari 5 orang.

"Satu catatan penting, bahwa pada saat PSBB ini dilaksanakan, maka tidak diizinkan ada kerumunan di atas 5 orang di seluruh Jakarta," katanya dalam konferensi pers di Balai Kota, Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Anies memastikan, Pemprov DKI Jakarta, TNI dan Polri akan melakukan penertiban jika ada kerumunan di atas ketentutan yang ditetapkan dalam PSBB ibu kota. Mantan rektor Universitas Paramadina ini juga menyebutkan, TNI-Polri akan intensif melakukan patroli.

"Dan kami akan mengambil tindakan tegas, jajaran Pemprov, kepolisian, dan TNI akan melakukan kegiatan penertiban dan juga memastikan bahwa seluruh ketentuan PSBB diikuti oleh seluruh masyarakat," ujarnya.

Pemprov DKI Jakarta bersama TNI dan Polri, menurut Anies akan melakukan semua langkah-langkah dengan tegas dalam upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona. Dia berharap warga Jakarta bisa menaati aturan tersebut saat penerapaan PSBB nantinya.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan (Mendikbud) ini meyakini, jika aturan PSBB dilakukan, maka upaya memutus mata rantai penularan virus corona di Ibu Kota Negara ini bisa cepat terealisasi. "Ini bukan untuk kepentingan siapa-siapa, tapi ini kepentingan kita semua. Kalau kita mentaati insyaallah penyebaran virus covid-19 ini bisa kita kendalikan," kata Anies.

Editor : Djibril Muhammad