Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga Emas Antam Turun 2 Hari Berturut-turut, Waktunya Serok?
Advertisement . Scroll to see content

Bareskrim Geledah Toko Emas di Cikini, Bongkar Penyelundupan ke China-Hong Kong

Kamis, 03 September 2026 - 08:54:00 WIB
Bareskrim Geledah Toko Emas di Cikini, Bongkar Penyelundupan ke China-Hong Kong
Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Moh Irhamni. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Bareskrim Polri menggeledah sebuah toko emas di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2026). Penggeledahan dilakukan untuk mendalami dugaan penyelundupan emas ilegal yang melibatkan jaringan internasional.

Penggeledahan dilakukan Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dit Tipiter) Bareskrim Polri. Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Moh Irhamni mengatakan langkah tersebut merupakan bagian dari pengembangan penyidikan kasus penyelundupan emas ilegal.

“Penggeledahan toko emas di Ibu Kota, di daerah Jakarta Pusat, Cikini. Rekan-rekan sedang melaksanakan penggeledahan,” kata Irhamni kepada awak media, Kamis (3/9/2026).

Menurut Irhamni, kasus tersebut berkaitan dengan dugaan penyelundupan emas ilegal ke China dan Hong Kong. Penyidik juga menemukan peralatan yang diduga digunakan dalam proses produksi atau pemurnian emas.

“Hasilnya adalah alat-alat yang digunakan untuk produksi mereka, atau pemurnian,” ujar Irhamni.

Meski begitu, Irhamni belum memerinci barang bukti lain yang ditemukan penyidik dalam penggeledahan toko emas tersebut. Dia hanya memastikan tindakan itu berkaitan dengan jaringan penyelundupan emas ilegal ke luar negeri.

“(Ini) Jaringan China (dan Hong Kong). Nanti update-nya kami sampaikan ya,” tutur Irhamni.

Sebelumnya, Dit Tipiter Bareskrim Polri juga telah menangkap dua warga negara (WN) India dalam kasus dugaan penyelundupan emas ilegal ke Dubai.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut