Berpotensi Sebar Covid-19, Lomba Panjat Pinang Akan Dilarang di Jakarta

Antara ยท Sabtu, 08 Agustus 2020 - 16:09:00 WIB
Berpotensi Sebar Covid-19, Lomba Panjat Pinang Akan Dilarang di Jakarta
Ilustrasi lomba panjat pinang. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Jenis perlombaan yang akan dilakukan saat perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Senin, 17 Agustus 2020 masih dikaji Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Meski begitu, jenis perlombaan panjat pinang berpotensi dilarang.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta Arifin menyebutkan, jenis perlombaan yang populer di masyarakat itu akan sulit diizinkan karena intensitas kontak antarorang yang tinggi.

"Panjat pinang agak sulit ya, masker susah kita pasang, orang manjat beramai-ramai juga saling bersentuhan. Jadi sebaiknya, saran saya tidak ada kegiatan yang berkaitan dengan panjat pinang," katanya di Jakarta, Sabtu (8/8/2020).

Arifin meminta, warga yang akan menggelar lomba panjat pinang untuk mengurungkan niatnya. Jika pun ada yang membandel, dia mengingatkan masih ada waktu untuk sadar dan berubah pikiran agar tidak melaksanakan kegiatan yang sangat berpotensi penularan tersebut.

"Ya sekali lagi kami sampaikan, masih ada waktu untuk mengedukasi, masih ada waktu untuk mengingatkan agar kegiatan atau aktivitas warga yang berpotensi terjadi penularan sebaiknya itu ditiadakan," ujarnya.

DKI Jakarta akan mengumandangkan lagu Indonesia Raya di berbagai wilayah sebagai pengganti upacara kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2020 mendatang dalam rangka memperingati HUT ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta Saefullah mengatakan pada waktu tersebut, Pemprov DKI Jakarta mewajibkan seluruh warga Jakarta agar berdiri tegap dan menghentikan aktivitas sejenak pada 17 Agustus 2020, pukul 10.17 sampai pukul 10.20 WIB, saat pengumandangan lagu Indonesia Raya yang akan dilaksanakan secara serentak di berbagai lokasi.

"HUT RI tahun ini sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena berlangsung di tengah pandemi. Kami arahkan semua warga agar berdiri tegap selama tiga menit pada pukul 10.17 sampai dengan 10.20 WIB dan menghentikan aktivitasnya sejenak pada saat pengumandangan lagu Indonesia Raya," ujar Saefullah dalam keterangan di Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Saefullah menyampaikan, hal tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri Sekretaris Negara Nomor B- 492/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2020 perihal Pedoman Peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2020.

Editor : Djibril Muhammad