Ingin Tarik Mobil Kredit Macet, Debt Collector Saling Serang di Tangerang

Sindonews ยท Rabu, 15 Juli 2020 - 10:56 WIB
Ingin Tarik Mobil Kredit Macet, Debt Collector Saling Serang di Tangerang

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

TANGERANG, iNews.id - Dua kelompok debt collector saling serang saat menagih tagihan mobil di Tigaraksa, kabupaten Tangerang. Peristiwa tersebut membuat empat orang terluka parah, bahkan satu orang terkena luka tusukan di bagian punggung.

Kapolres Kota Tangerang Kombes Ade Ary Syam menjelaskan keributan tersebut berawal saat sekelompok debt collector yang dipimpin oleh Jonisius Manuehun menagih tunggakan cicilan mobil pada Selasa (14/07/2020) di Lapangan PWS Tigaraksa. Mobil tersebut tercatat milik Soleh yang sedang dikemudikan oleh Nana.

"Sekira pukul 19.30 WIB, telah terjadi penarikan Mobil Xenia yang dikendarai oleh Nana, pemilik mobil atas nama Haji Soleh yang dilakukan oleh saudara Jonisius Manuehun dengan 10 orang lainya," ujar Kapolresta Tangerang, pada Rabu (15/07/2020).

Usaha penagihan cicilan tersebut disertai dengan upaya mengambil mobil secara paksa karena pemilik mobil belum bisa membayar cicilan. Pemilik mobil mencoba mempertahankan mobil, namun pihak debt colector meminta uang tuna sebesar Rp8 juta yang kemudian ditolak pemilik mobil.

"Pemilik mobil mempertahankan kendaraan dan terjadi negosiasi. Debt Collector memaksa tarik mobil dan meminta uang sebesar Rp8 juta, namun pemilik mobil menolak hanya sanggup memberi uang sebesar Rp1 juta," jelas Ade.

Debt collector tidak menerima tawaran pemilik mobil, kemudian meminta Rp5 juta dan menjanjikan urusan akan beres. Namun pemilik mobil tetap tidak menyanggupi permintaan tersebut, dan meminta bantuan temannya yang merupakan debitur sehingga terjadi keributan antara debt colector dan debitur.

"Debt Collector tidak menerima dan meminta sebesar Rp5 juta, namun pemilik mobil tidak sanggup. Pemilik mobil lalu meminta bantuan kepada kawan debitur sehingga terjadi keributan antara Debt Collector dengan kawan-kawan debitur," ujar Ade.

Atas kejadian tersebut, tiga orang dari pihak debitur mengalami luka yaitu L mengalami 6 luka tusukan, MM mengalami luka robek di kepala, dan M luka di bagian tangan kiri. Saat ini korban sudah berada dalam penanganan medis. Sementara satu orang terluka dari pihak debt colector yaitu Jonisius Manuehun yang mengalami luka robek dikepala bagian belakang.

Adapun perkembangan saat ini, pihak debt colector sudah datang ke Mapolres Kota Tangerang untuk membuat laporan dan pihak debitur bersama kuasa hukumnya saat ini juga sudah membuat laporan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq