Johanis Tanak Jadi Pimpinan Baru, Ini Harapan KPK

Arie Dwi Satrio ยท Kamis, 29 September 2022 - 09:41:00 WIB
Johanis Tanak Jadi Pimpinan Baru, Ini Harapan KPK
menyambut baik kehadiran Johanis Tanak sebagai pimpinan baru pengganti Lili Pintauli Siregar. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambut baik kehadiran Johanis Tanak sebagai pimpinan baru pengganti Lili Pintauli Siregar. KPK berharap Johanis dapat memperkuat sinergi antaraparat Penegak Hukum (APH).

"KPK menyambut optimis terpilihnya pimpinan KPK pengganti, Johanis Tanak. Dengan latar belakang yang sarat pengalaman dari Kejaksaan Agung, akan menjadi penguat pemberantasan korupsi yang diemban KPK," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (29/9/2022).

Setelah lengkapnya kembali pimpinan KPK, Ali meyakini, aspek penanganan perkara berbagai tindak pidana korupsi akan semakin kuat. Tak hanya itu, perspektif dan analisis Johanis nantinya juga akan sangat diperlukan sebagai pertimbangan pengambilan kebijakan lembaga.

"Karena pada prinsipnya, strategi trisula pemberantasan korupsi yang tengah gencar dilakukan KPK, tidak bisa diimplementasikan secara parsial, namun harus terintegrasi dan simultan satu sama lain," kata Ali.

"Sehingga dapat lebih terstruktur dan terpola dalam mencapai visi lembaga, menurunkan tingkat korupsi di Indonesia," ujarnya.

KPK juga berharap lebih kepada Johanis Tanak. Khususnya, dalam segi sinergisitas antar-APH. Ali meyakini sinergi KPK dengan penegak hukum lain akan semakin kuat setelah hadirnya Johanis Tanak. "Dengan terpilihnya Johanis Tanak, juga bisa meningkatkan dan menguatkan sinergi antar-APH," katanya

Ali menerangkan pentingnya sinergi antara APH. KPK juga diberikan amanah oleh Undang-Undang untuk melakukan koordinasi dan supervisi penanganan perkara tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kejaksaan maupun Kepolisian.

"Penguatan sinergi antar-APH kini menjadi semakin solid salah satunya melalui SPPT-TI. Dengan sistem tersebut penanganan perkara oleh setiap APH dilakukan dengan lebih transparan sehingga publik bisa ikut memantau dan mengawasi setiap prosesnya," ujarnya.

Sekadar informasi, Johanis Tanak terpilih menjadi Wakil Ketua KPK berdasarkan hasil proses pemilihan di Komisi III DPR RI.

Johanis Tanak mendapatkan suara terbanyak dibanding kandidat lainnya yakni, I Nyoman Wara. Johanis mendapat 38 suara anggota Komisi III DPR RI. Sedangkan I Nyoman Wara, hanya mendapatkan 14 suara. Sementara satu suara anggota Komisi III DPR tidak dipergunakan karena tidak hadir.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel:







Lokasi Tidak Terdeteksi

Aktifkan untuk mendapatkan berita di sekitar Anda