Kartu Depok Sejahtera Diluncurkan, Begini Cara Daftarnya

Muhammad Fida Ul Haq ยท Sabtu, 14 Mei 2022 - 21:50:00 WIB
Kartu Depok Sejahtera Diluncurkan, Begini Cara Daftarnya
Waki Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah resmi meluncurkan Kartu Depok Sejahtera (KDS) pada September 2021. KDS merupakan kartu identitas yang berfungsi sebagai Social Security Card Depok berbentuk Kartu ATM yang terintegrasi dengan satu data kemiskinan.

Kartu itu diberikan kepada keluarga sasaran jaminan perlindungan sosial atau masyarakat pra-sejahtera. Tentu tujuannya agar warga pra-sejahtera mendapatkan berbagai bantuan sosial.  

Adapun jaminan perlindungan sosial tersebut seperti pemenuhan akses layanan dasar pendidikan, kesehatan dan ekonomi di Kota Depok. 

Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono (IBH) menjelaskan, terdapat beberapa syarat agar bisa mendapatkan program KDS. Pertama, penerima adalah masyarakat miskin yang ber-KTP Depok. Kedua, penerima terdata di dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) 

“Saat ini Kota Depok memiliki 984.710 jiwa atau 326.506 Kepala Keluarga di dalam DTKS," ujarnya seperti dikutip dari situs resmi Pemkot Depok, Sabtu (14/05/22).

Syarat ketiga, ujar IBH, jika belum terdata dalam DTKS masyarakat dapat mengusulkan ke Dinas Sosial (Dinsos) Kota Depok. Dalam waktu dekat, warga, RT-RW, lurah dapat mendaftarkan langsung ke aplikasi yang sedang disiapkan Pemkot Depok yaitu aplikasi Kota Depok Data Masyarakat Miskin atau Kode D’Maskin.

Kemudian, lanjut IBH, syarat kelima, penerima program KDS yang terdata di dalam DTKS juga belum menerima bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial. Seperti tak terdata dalam program Keluarga Harapan (PKH) atau Bantuan Pangan non Tunai, dan lain-lain.

“Bagi masyarakat yang mengetahui warga yang menerima bantuan sosial dari pusat atau KDS bukan masuk dalam kriteria miskin dapat dilaporkan ke Dinsos untuk diverifikasi ulang, jika ternyata benar (tidak miskin) maka akan dicabut sebagai penerima bantuan sosial tersebut," ujarnya. 

"Laporan tersebut berupa nama penerima, alamat lengkap, penerima bantuan apa, foto rumah jika diperlukan,”tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel: