Kasus Narkoba, Dhawiya Sukaesih dan Roro Fitria Satu Sel di Polda
“Timbangan ini antara dua, dia (Dhawiya) juga bisa jadi pengedar, bisa juga kalau beli dia ngecek apakah uang yang dikeluarkan sama tidak dengan yang dia beli. Tetapi semua itu penyidikan harus membuat terang, jelas. Bukan ada satu instrumen lalu kita lakukan judging atau penghakiman,” ujar Suwondo.
Sementara kepada tersangka Roro Fitria, Dirresnarkoba telah menjadwalkan pemeriksaan terhadap rambut Roro. Hal itu dilakukan untuk menggali lebih jauh melalui hasil laboratorium mengingat saat tes urine Roro Fitria dinyatakan negatif. Polisi juga melakukan penyidikan untuk mengetahui motif pembelian sabu seberat 2,4 gram senilai Rp4 juta itu.
“Jadi penyelidik saat ini adalah apa motifnya, apa latar belakangnya, dan apa tujuannya membeli sabu. Ini yang sedang kita dalami, karena berdasarkan hasil urine dia (Roro Fitria) negatif. Tetapi dia meminta tolong sama orang dalam, hal ini WH untuk membeli barang tersebut dengan harga yang cukup mahal yaitu Rp4 juta,” kata Suwondo.
Penahan kepada kedua artis tersebut dimaksudkan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan menggali informasi terkait asal narkoba dan bandar narkoba.
Editor: Khoiril Tri Hatnanto