Keluarga Pelajar Korban Kericuhan Pejompongan Pertimbangkan Lapor Polisi, Tunggu Hasil Visum
Meski demikian, Fatur masih mengeluhkan nyeri di sejumlah bagian tubuh. Fahmi menyebut luka yang paling mendapat perhatian medis berada di bagian kepala dan punggung.
"Kalau Fatur sendiri bilang di bagian kepala sama punggung. Semuanya masih ngerasain nyeri, cuma paling utama yang di sini yang luka kena senjata tajam ini," ujar Fahmi.
Menurut Fahmi, salah satu luka di kepala Fatur harus mendapat 12 jahitan. Selain itu, terdapat luka bakar yang diduga akibat sundutan rokok di bagian belakang tubuh korban.
"Sama yang di belakang badannya yang disundut rokok," kata Fahmi.
Diketahui, Fatur menjadi korban penganiayaan saat kericuhan di kawasan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, pada Kamis (27/8/2026). Pelajar berusia 18 tahun itu sempat diseret keluar dari gang dekat rumahnya dan dipukuli oleh sekelompok orang tak dikenal saat kericuhan berlangsung.
Saat ini, Fatur masih menjalani pemulihan di RSUD Tarakan.
Editor: Rizky Agustian