Layanan Kereta Api Jarak Jauh 6-17 Mei Hanya untuk Perjalanan Mendesak Bukan Pemudik 

Ari Sandita Murti · Selasa, 04 Mei 2021 - 01:38:00 WIB
Layanan Kereta Api Jarak Jauh 6-17 Mei Hanya untuk Perjalanan Mendesak Bukan Pemudik 
Ilustrasi, petugas mengecek persyaratan calon penumpang kereta api jarak jauh. (Foto: Dok. Sindo Media).

Selain persyaratan surat izin perjalanan tertulis, penumpang dengan keperluan mendesak juga diwajibkan menunjukkan hasil negatif RT-PCR atau rapid test antigen atau pemeriksaan GeNose C19 yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 24 jam sebelum jadwal keberangkatan.

Menurutnya, ptugas akan memverifikasi berkas persyaratan saat boarding di stasiun. Calon penumpang yang berkasnya tidak lengkap atau tidak sesuai, tidak diizinkan untuk naik kereta api dan tiket akan dibatalkan.

"Kami menjamin proses verifikasi berkas-berkas syarat perjalanan kereta api Jarak Jauh dilakukan dengan teliti, cermat dan tegas karena kita mendukung kebijakan pemerintah agar masyarakat tidak mudik," ucapnya.

Dia menjelaskan, KAI mengoperasikan 19 KA jarak jauh untuk melayani pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non mudik. Tiket tersebut dijual melalui aplikasi KAI Access, web KAI, aplikasi mitra resmi KAI, dan khusus pembelian tiket di loket stasiun dilayani penjualan langsung tiga jam sebelum keberangkatan.

"Jumlah KA yang kami operasikan memang hanya terbatas untuk mengakomodir pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak untuk kepentingan non mudik. KAI tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai aturan dan hanya menjual tiket sebanyak 70% dari kapasitas tempat duduk yang tersedia," katanya.

Editor : Kurnia Illahi