Pegawai Positif Covid-19, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup hingga 22 September

Antara ยท Minggu, 20 September 2020 - 21:26 WIB
Pegawai Positif Covid-19, Kantor Wali Kota Jakarta Pusat Ditutup hingga 22 September

Kantor Wali Kota Jakarta Pusat ditutup dua hari untuk disinfektan usai satu pegawai terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kantor Wali Kota Jakarta Pusat ditutup sementara selama dua hari mulai Senin hingga Selasa, 21-22 September 2020 untuk sterilisasi penyemprotan cairan disinfektan. Penutupan dilakukan menyusul satu pegawai terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19).

Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi mengatakan, satu pegawai yang positif itu berasal dari Unit Perangkat Kerja Daerah (UKPD). Dia menyebutkan, sterilisasi akan dilakukan terhadap seluruh gedung di kawasan Kantor Wali Kota Jakarta Pusat.

"Sudah ada yang kena satu orang dari Gedung B. Jadi karena mungkin dia berkeliling gedung, pakai lift, kita sterilisasi saja semuanya," ujarnya di Jakarta, Minggu (20/9/2020).

Penyemprotan disinfektan, Irwandi mengungkapkan, akan dilakukan selama dua hari. Operasional kantor akan dibuka kembali pada Rabu, 23 September 2020.

"Sekarang lagi pandemi Covid-19, kita sekarang harus pro-aktif melindungi seluruh ASN (aparatur sipil negara), ini kewajiban kita," katanya.

Irwandi mengungkapkan, penyemprotan disinfektan akan melibatkan petugas dari Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Jakarta Pusat.

Sementara, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi DKI Jakarta Chaidir dalam edaran lewat aplikasi Whatsapp meminta seluruh ASN di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat menghentikan aktivitasnya mulai 21 hingga 22 September 2020.

Para kepala UKPD dalam pelaksanaan pekerjaan dan pelayanan, dapat menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku dan berkoordinasi dengan para Asisten Pemerintahan.

Selain itu, Kepala UKPD diwajibkan melaporkan perangkat kerja ASN dan PJLP yang terpapar Covid-19 di lingkungan kantor dan wilayah kerja masing-masing kepada wali kota melalui Suku Badan Kepegawaian Jakarta Pusat atau lewat aplikasi perpesanan.

Editor : Djibril Muhammad