Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Peneliti BRIN Ungkap Ikan Sidat Lebih Bergizi Ketimbang Salmon, Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content
Advertisement . Scroll to see content

Dalam perjalanannya, pihaknya kehilangan kontak dengan keluarga pasien AM pada bulan Juli 2022 dikarenakan alamat domisili keluarga pasien yang tidak tetap. Hingga akhirnya, kembali dilaporkan pasien gizi buruk yang ternyata anak yang sama.

"Kami terkendala alamat domisili pasien berubah-ubah karena keluarga pasien tinggal mengontrak. Karena hal tersebut, akhirnya kami kehilangan kontak dengan pasien pada bulan Juli," katanya.

Pada bulan Agustus 2022, Dinkes Kabupaten Bogor mendapat laporan kembali bahwa AM mengalami demam dan kejang. Akhirnya Puskesmas langsung memberikan rujukan ke RSUD Leuwiliang.

"Hasil diagnosa bahwa AM menderita penyakit penyerta yaitu Tuberkulosis (TBC) atau infeksi paru-paru. Di RSUD Leuwiliang pasien AM mendapatkan penanganan, dikarenakan ada penyakit penyerta, pasien AM mendapatkan pengobatan lebih intensif untuk menyembuhkan penyakit paru," tutur Agus.

Menurutnya, penyakit gizi buruk bisa disebabkan penyakit penyerta, selain dari faktor kekurangan asupan makanan, gizi seimbang belum terpenuhi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut