Pramono bakal Evaluasi Tarif LRT Jakarta usai Flat Rp5.000: agar Subsidi Tak Terlalu Berlebihan
"Selain itu, begitu nanti sudah diresmikan, maka akan diterapkan tarif 5.000 flat selama 1-2 bulan," kata dia.
Setelah masa tarif Rp5.000 berakhir, Pemprov DKI Jakarta akan menentukan tarif resmi LRT Jakarta berdasarkan hasil evaluasi.
"Setelah itu kami akan melakukan evaluasi. Bagaimana dan angka berapa yang tepat yang kemudian bisa diterima oleh publik dengan baik, dan juga tentunya bagi LRT agar subsidinya tidak terlalu berlebihan dari Pemerintah DKI Jakarta," ucapnya.
Pramono menegaskan, penetapan tarif nantinya perlu mempertimbangkan kepentingan masyarakat sekaligus kemampuan pemerintah dalam memberikan subsidi layanan transportasi publik.
Pramono meyakini tarif Rp8 selama masa sosialisasi dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mencoba LRT Jakarta.