PT Transjakarta Kandangkan 59 Bus Zhongtong Buntut Iklan Tak Senonoh

Wildan Catra Mulia ยท Jumat, 15 November 2019 - 03:00 WIB
PT Transjakarta Kandangkan 59 Bus Zhongtong Buntut Iklan Tak Senonoh

Petugas Transjakarta mengecek bus Zhongtong di Depo PPD F Klender, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019). Transjakarta mengandangkan 59 bus Zhongtong buntut iklan tak senonoh. (Foto: Antara/Reno Esnir).

JAKARTA, iNews.id - PT Transjakarta memutuskan untuk mengandangkan 59 bus buatan Zhongtong asal China. Bus-bus ini untuk sementara dilarang beroperasi akibat menayangkan iklan tak senonoh. Penayangan iklan itu viral di media sosial.

Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono menuturkan, penghentian sementara bus Zhongtong bertujuan untuk menginvestigasi kejadian tersebut. Tim Transjakarta sedang menelusuri bagaimana iklan tersebut dapat tayang.

Menurutnya, penayangan iklan di bus Transjakarta merupakan kerja sama dengan Perusahaan Umum Pengangkutan Penumpang Djakarta (Perum PPD). Saat kejadian terungkap, Transjakarta langsung mencabut kabel dan mematikan layar televisi di setiap bus.

"Untuk kita lakukan pengecekan semuanya. kita investigasi kenapa itu bisa terjadi, kita cabut kabel, kita hapus video itu dan dilakukan oleh PPD," ujar Agung di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Direktur Utama PT Transjakarta Agung Wicaksono. (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia).

Agung belum dapat memastikan kapan bus Zhongtong tersebut kembali mengaspal dan mengangkut penumpang. Sekarang ini Transjakarta sedang fokus mengevaluasi.

"Kita lihat aja nanti, kita lihat hasil evaluasi," ucapnya.

Sebelumnya, video menampilkan iklan perempuan berpakaian vulgar di bus Transjakarta viral di media sosial. Video penampakan iklan itu diunggah akun Twitter @itsfianseptian.

Dari rekaman ponselnya tampak bus TransJakarta bernomor seri PPD-0732 di koridor 1 menayangkan iklan yang memperlihatkan bagian tubuh perempuan tak patut ditonton publik, khususnya anak kecil. Dia menyebut, iklan tersebut berulang kali muncul.

“Layar ini beberapa kali menampilkan iklan dari adtopic yang cukup vulgar untuk 18 tahun ke atas. Sepertinya perlu dicek kembali video yang ditampilkan (bus PPD-0732),” kata @itsfianseptian.


Editor : Zen Teguh