Skuter Listrik yang Masuk Jalur Sepeda atau Jalan Raya Akan Ditilang Elektronik

Irfan Ma'ruf ยท Senin, 25 November 2019 - 14:38 WIB
Skuter Listrik yang Masuk Jalur Sepeda atau Jalan Raya Akan Ditilang Elektronik

Ilustrasi, pengguna skuter listrik melintas di jalur sepeda. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Mulai hari ini pengguna skuter listrik baik milik pribadi atau sewa seperti Grabwheels yang nekat masuk jalur sepeda dan jalan raya akan ditilang. Sebelum ditilang polisi akan memberikan peringatan terlebih dahulu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, tilang diberikan jika pengemudi skuter listrik berusaha melarikan diri saat dihentikan polisi. Prosedur penilangan merujuk Pasal 282 Juncto Pasal 104 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Jika saat ditegur anggota dan dia (para pelanggar) menurut, itu tidak bisa ditilang. Saat ditegur anggota dan kembali ke jalurnya, itu juga tidak akan ditilang. Tetapi pada saat ada petugas memberhentikan dan dia melarikan diri itu bisa ditilang," ujar Yusri di Polda Metro Jaya, Senin (25/11/2019).

Dia menuturkan, sanksi diberikan dalam bentuk tilang elektronik. Pelanggar hanya diminta menunjukkan identitias dan membayar denda melalui bank.

BACA JUGA:

Pelanggaran Jalur Sepeda, Belasan Kendaraan Ditilang di Panglima Polim Jakarta Selatan

Penindakan Pelanggaran Jalur Sepeda, 12 Personel Gabungan Siaga di Tomang Raya

"Kita e-tilang. Kalau enggak membawa ID, kan pada saat mendaftar memakai OVO, akan masuk ke dalam akun identitas si pengguna tersebut," ucapnya.

Pemprov DKI Jakarta bersama Ditlantas Polda Metro Jaya membuat ketentuan bagi pengguna skuter listrik. Skuter listrik milik pribadi diperbolehkan melintas di jalur sepeda karana termasuk alat angkut pribadi yang digunakan untuk peralihan ke angkutan umum.

Sementara skuter listrik sewa yang dimiliki perusahaan juga diperbolehkan beroperasi, namun hanya diizinkan di kawasan yang memiliki izin khusus seperti Gelora Bung Karno (GBK).


Editor : Kurnia Illahi