Transjakarta Akui Pria Bersimbah Darah di Perlintasan Kereta Api Karyawannya

Irfan Ma'ruf ยท Rabu, 18 September 2019 - 14:58 WIB
Transjakarta Akui Pria Bersimbah Darah di Perlintasan Kereta Api Karyawannya

Ilustrasi bunuh diri. (Foto: dok)

JAKARTA, iNews.id - PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) membenarkan pria yang mencoba bunuh diri di perlintasan kereta api Jatinegara adalah karyawannya. Pria tersebut mencoba bunuh diri dengan menyayat pergelangan tangan kiri pada Rabu (18/9/2019) pagi.

Kepala Divisi Corporate Secretary dan Humas Transjakarta, Nadia Diposanjoyo mengatakan, pria tersebut berinisial PR. "Ya benar, yang bersangkutan adalah karyawan Transjakarta," katanya saat dihubungi di Jakarta, Rabu (18/9/2019).

BACA JUGA:

Sebelum Bersimbah Darah di Jatinegara, Pria Berseragam Transjakarta Sempoyongan

Pria Diduga Bunuh Diri Sayat Tangan di Jatinegara, Polisi Panggil Transjakarta

Pria Berseragam Transjakarta Mencoba Bunuh Diri di Perlintasan KA Jatinegara

Nadia menuturkan, PT Transjakarta menyerahkan penyelidikan kasus tersebut kepada polisi. Mengenai biaya perawatan PR di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM), Jakarta Pusat, dia mengaku, akan ditanggung sepenuhnya PT Transjakarta.

"Fokus kami sekarang adalah merawat karyawan agar dapat pulih seperti sediakala dan kasus ini sedang ditangani pihak berwajib," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, PR ditemukan dalam keadaan terluka di perlintasan kereta api, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu pukul 05.00 WIB.

Polisi menduga penyebab korban terluka karena mencoba bunuh diri. Di tempat kejadian lokasi (TKP) ditemukan pisau cutter.

Saat ditemukan, terdapat luka bekas sayatan di tangan sebelah kiri korban. Saat ini, korban menjalani perawatan intensif di RSCM, Jakarta Pusat.

Menurut polisi, sebelum menemukan pria dengan luka sayat di tangan itu, sejumlah warga melihat pria berjalan sempoyongan. Tapi tidak diketahui persis penyebabnya.

"Keterangan saksi dari warga sekitar yang melihat pertama kali dia jalan sempoyongan," kata kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Heri Purnomo, Rabu (18/9/2019).


Editor : Djibril Muhammad