Vanessa Angel dan Suami Kembali Dibawa ke Polres Jakbar

Miftahul Ghani, Irfan Ma'ruf ยท Rabu, 08 April 2020 - 14:56 WIB
Vanessa Angel dan Suami Kembali Dibawa ke Polres Jakbar

Artis Vanessa Angel dan suaminya kembali diperiksa Polres Jakarta Barat terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkonba, Rabu (8/4/2020). (Foto: Instagram).

JAKARTA, iNews.id - Artis Vanessa Angel dan suaminya, Febri Ardiansyah, dijemput petuga Reserse Narkoba Polres Jakarta Barat dari rumahnya. Mereka kembali dibawa untuk diperiksa terkait kasus dugaan penyalahgunaan narkoba.

Selain mereka, manager Vanessa turut dibawa serta. Mereka dijemput petugas di rumahnya, kawasan Srengseng, Kembangan, Jakarta Barat, Rabu (8/4/2020).

Pantauan iNews, polisi sempat menunggu Vanessa dan Febri keluar dari kamar. Menurut salah satu penghuni rumah, Vanessa sedang bersiap-siap. “Tadi belum keluar karena mau pakai masker,” kata pria berpakaian oranye di ruang tamu.

Tak lama Vanessa dan suaminya muncul. Vanessa mengenakan setelan baju putih dan celana hitam. Sementara Febri mengenakan baju warna abu-abu. Oleh polisi, mereka kemudian digiring masuk mobil warna putih yang akan membawanya ke Polres Jakbar.

Vanessa Angel dan suaminya, Rabu (8/4/2020). (Foto: iNews/Miftahul Gani).
Vanessa Angel dan suaminya, Rabu (8/4/2020). (Foto: iNews/Miftahul Gani).

Kanit II Satuan Reskoba Polres Jakbar AKP Maulana Mukarom mengatakan, Vanessa diperiksa untuk melengkapi berkas acara pemeriksaan (BAP). Polisi memerlukan keterangannya berkaitan dengan kasus yang sedang diselidiki.

“Pemeriksaan tambahan. Kemarin hasil pemeriksaan sudah dipanggil saksi, dikonfrontir kepada yang bersangkutan (Vanessa),” ujarnya saat dihubungi.

Vanessa ditangkap aparat Satreskoba Polres Jakbar pada Selasa (17/3/2020) atas dugaan kasus penyalahgunaan narkoba berupa pil Xanax. Artis yang pernah tersandung kasus dugaan prostitusi online itu ditangkap bersama suami dan managernya.

Dari hasil pemeriksaan, Vanessa dinyatakan negatif narkoba. Namun, sang suami positif. Kendati demikian, polisi tidak menahan mereka.

Editor : Zen Teguh