2 Dokter Perintis di Indonesia Meninggal Terinfeksi Corona, IDI: Total Sudah 22

Riezky Maulana ยท Senin, 13 April 2020 - 11:21 WIB
2 Dokter Perintis di Indonesia Meninggal Terinfeksi Corona, IDI: Total Sudah 22

PB IDI menyampaikan 22 dokter wafat karena terpapar virus corona sampai pada Minggu (12/4/2020). (Foto: PB IDI)

JAKARTA, iNews.id - Jumlah dokter yang meninggal karena terinfeksi pandemi virus corona (covid-19) bertambah dua orang. Data dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menyebutkan, dua dokter tersebut termasuk perintis di bidang keilmuannya masing-masing.

Pejabat Humas PB IDI Abdul Halik mengatakan, 2 dokter yang meninggal tergolong senior. Mereka yaitu dr Soekotjo Soerodiwirio SpRad dan dr Sudadi Hirawab MS SpOK.

"Dua tokoh senior kedokteran yang wafat ini adalah perintis di bidang keilmuan masing-masing. Kami dari profesi dokter kembali kehilangan tokoh penting dalam perjalanan sejarah kedokteran di Indonesia," katanya ketika dikonfirmasi melalui pesan singkat oleh iNews.id, Senin (13/4/2020).

Halik menuturkan, dr Soekotjo merupakan salah satu tenaga pengajar senior di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran. dr Soekotjo meninggal di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Jumat, 10 April 2020 sekitar pukul 12.40 WIB.

"Sebelumnya juga dirawat cukup lama di rumah sakit yang sama sebagai pasien positif Covid-19," ujarnya.

Sedangkan dr Sudadi Hirawab MS meninggal di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan, Minggu, 12 April 2020. Namun, Halik tidak merinci pukul berapa dr Sudadi meningal.

"Masuk di Rumah Sakit Pondok Indah, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Persahabatan dan dirawat sekitar 10 hari sebagai pasien positif," katanya.

Berikut daftar 22 nama dokter yang meninggal dengan status positif virus corona dan pasien dalam pengawasan (PDP) hingga Minggu, 12 April 2020:

1.   Prof. Dr. dr. Iwan Dwi Prahasto (Guru Besar FK UGM)
2.   Prof. Dr. dr. Bambang Sutrisna (Guru Besar FKM UI)
3.   dr. Bartholomeus Bayu Satrio (IDI Jakarta Barat)
4.   dr. Exsenveny Lalopua, M.Kes (Dinkes Kota Bandung)
5.   dr. Hadio Ali K, Sp.S (Perdossi DKI Jakarta, IDI Jakarta Selatan)
6.   dr. Djoko Judodjoko, Sp.B (IDI Bogor)
7.   dr. Adi Mirsa Putra, Sp.THT-KL (IDI Bekasi)
8.   dr. Laurentius Panggabean, Sp.KJ (RSJ dr. Soeharto Herdjan, IDI Jaktim)
9.   dr. Ucok Martin Sp. P (Dosen FK USU, IDI Medan)
10. dr. Efrizal Syamsudin, MM (RSUD Prabumulih, Sumatera Selatan, IDI Cabang Prabumulih)

11. dr. Ratih Purwarini, MSi (IDI Jakarta Timur)
12. Laksma (Purn) dr. Jeanne PMR Winaktu, SpBS di RSAL Mintohardjo (IDI Jakarta Pusat)
13. Prof. Dr. dr. Nasrin Kodim, MPH (Guru besar Epidemiologi FKM UI)
14. Dr. Bernadetta Tuwsnakotta Sp THT meninggal di RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo (IDI Makassar)
15. Dr. Lukman Shebubakar SpOT (K) Meninggal di RS Persahabatan (IDI Jaksel)
16. Dr. Ketty di RS Medistra (IDI Tanggerang Selatan)
17. Dr. Heru S. meninggal di RSPP (IDI Jakarta Selatan)
18. Dr. Wahyu Hidayat, SpTHT meninggal di RS Pelni (IDI Kabupaten Bekasi) SpTHT-KL.
19. Dr. Naek L. Tobing, SpKJ meninggal di RSPP Jakarta (IDI Jakarta Selatan)
20. Dr. Karnely Herlena meninggal di RS Fatmawati (IDI Depok)
21. Dr. Soekotjo Soerodiwirio SpRad (Dosen FK Unpad, IDI Bandung)
22. Dr. Sudadi, MKK, SpOK (Dosen FK UI, IDI Jakarta)

Editor : Djibril Muhammad