3 Juta Warga Terpapar Asap Kebakaran Hutan, Menkes Imbau Pakai Masker dan Batasi Aktivitas di Luar
Menurut Budi, PM2,5 berukuran kurang dari 2,5 mikrometer sehingga sangat kecil dan dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan hingga paru-paru. Paparan partikel tersebut dapat memicu sejumlah gangguan kesehatan.
Gejala yang dapat muncul antara lain iritasi mata, tenggorokan gatal, batuk, hingga sesak napas. Paparan asap juga berisiko memperburuk kondisi masyarakat yang sudah memiliki penyakit paru kronis.
Karena itu, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi risiko masuknya partikel PM2,5 ke dalam saluran pernapasan.
Selain menggunakan masker, masyarakat di wilayah terdampak juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama ketika kualitas udara sedang buruk.
Pemerintah juga mendorong masyarakat rutin memantau indeks kualitas udara melalui aplikasi atau sumber informasi resmi. Informasi tersebut dapat menjadi pertimbangan sebelum masyarakat memutuskan beraktivitas di luar rumah.
Kemenkes turut mengingatkan masyarakat agar tidak menyepelekan gejala gangguan pernapasan. Warga yang mengalami sesak napas, batuk menetap, nyeri dada, atau iritasi mata berat disarankan segera mencari pertolongan medis di puskesmas atau rumah sakit terdekat. Langkah tersebut penting dilakukan untuk mencegah kondisi kesehatan memburuk akibat paparan asap karhutla.
Editor: Dani M Dahwilani