Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspadai 5 Penyakit yang Mengintai di Akhir Tahun
Advertisement . Scroll to see content

4.258 Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Prediksi Berlangsung hingga 4 Minggu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:34:00 WIB
4.258 Gempa Susulan Guncang NTT, BMKG Prediksi Berlangsung hingga 4 Minggu
BMKG mencatat aktivitas gempa susulan pascagempa utama M7,7 di NTT telah mencapai 4.258 dan diperkirakan masih akan berlangsung hingga empat minggu ke depan. (Foto: Dok. BMKG)
Advertisement . Scroll to see content

Data seismisitas harian juga menunjukkan fokus aktivitas gempa terus bergerak secara dinamis. Pada hari pertama hingga keempat setelah gempa utama, aktivitas gempa tersebar di seluruh klaster dari timur ke barat.

Namun, pada hari kelima dan keenam, aktivitas seismik bergeser dan lebih terkonsentrasi di klaster bagian barat. Di sisi lain, aktivitas pada klaster bagian timur mulai menurun secara bertahap.

BMKG terus mengoperasikan sistem pemantauan real-time selama 24 jam untuk memantau perkembangan aktivitas gempa susulan. Petugas secara berkala menganalisis jumlah kejadian, magnitudo, distribusi sumber gempa, arah pergerakan aktivitas, hingga karakteristik sumber gempa.

Informasi tersebut digunakan untuk memberikan pembaruan yang akurat dan tepat waktu kepada masyarakat serta instansi terkait.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah terdampak tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum dapat dipertanggungjawabkan. Warga juga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa serta tetap mewaspadai kemungkinan terjadinya gempa susulan.

“Untuk memastikan keterbukaan informasi, BMKG mempublikasikan pembaruan data aktivitas gempa bumi susulan secara rutin dua kali sehari, yaitu setiap pukul 05.00 WIB dan 17.00 WIB,” kata Wijayanto.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut