5 Berita Terpopuler Hari Ini: Kronologi Pajero Kecelakaan di Jalan Tol hingga Konglomerat Taiwan Tolak Kemerdekaan Negaranya

Tika Vidya Utami ยท Rabu, 01 Desember 2021 - 10:01:00 WIB
5 Berita Terpopuler Hari Ini: Kronologi Pajero Kecelakaan di Jalan Tol hingga Konglomerat Taiwan Tolak Kemerdekaan Negaranya
Kasus penembakan di Exit Tol Bintaro jadi salah satu berita terpopuler pagi ini (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id – Pada Selasa (30/11/2021) kecelakaan maut kembali terjadi di ruas jalan kilometer (km) 74.400 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Diduga kecelakaan ini karena sopir yang mengantuk.

Dua orang meninggal dunia dan empat orang penumpang lainnya mengalami luka-luka Peristiwa tersebut menjadi salah satu berita terpopuler pada Rabu (01/12/2021). Peristiwa lainnya adalah konglomerat Taiwan tolak kemerdekaan negaranya setelah perusahaan didenda China

Berikut rangkumannya:

1. Kronologi Pajero Kecelakaan di Jalan Tol

Pada Selasa (30/11/2021) kecelakaan maut kembali terjadi di ruas jalan kilometer (km) 74.400 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali). Diduga kecelakaan ini karena sopir yang mengantuk. Dua orang meninggal dunia dan empat orang penumpang lainnya mengalami luka-luka.

 Korban yang meninggal sudah berada di kamar jenazah Siloam Hospitals. Sedangkan korban luka-luka menjalani perawatan di rumah sakit yang sama.

Korban yang selamat dari kecelakaan mengatakan bahwa mereka habis pulang menjenguk anak di Pesantren Tebuireng. Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, mobil Pajero nahas warna putih tersebut mengalami kerusakan parah di bagian depan. Mesinnya melesak ke dalam setelah menabrak keras bagian belakang truk. Kasus kecelakaan ini telah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Purwakarta.

2. Konglomerat Taiwan Tolak Kemerdekaan Negaranya Setelah Perusahaan Didenda China

Pada Selasa (30/11/2021) konglomerat Taiwan Douglas Hsu ini menolak kemerdekaan Taiwan dari China. Pernyataan tersebut disampaikannya setelah Beijing mendenda perusahaannya sebagai peringatan keras China terkait isu kedaulatan Taiwan. 

Minggu lalu, China membidik grup Timur Jauh milik Hsu dengan beberapa masalah, mulai dari pajak hingga standar keselamatan kebakaran. Beijing pun memberikan denda kepada grup perusahaan milik Tsu dengan total 474 juta yuan (74,4 juta dolar AS). Grup Timur Jauh mempunyai gurita bisnis di China daratan di bidang perhotelan hingga petrokimia. 

China tidak secara langsung menyatakan perusahaan milik Hsu bersalah karena mendukung kemerdekaan Taiwan. Langkah yang dilakukan Beijing menjadi peringatan sendiri bagi perusahaan Taiwan yang terancam tidak beroperasi lagi di China karena mendukung kemerdekaan. Awal bulan ini, China mengeluarkan ancaman bahwa siapa pun yang mendukung kemerdekaan resmi Taiwan, termasuk perusahaan-perusahaan, akan bertanggung jawab secara pidana.

3. Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro Ternyata Polisi

Polda Metro Jaya mengungkap pelaku penembakan di Exit Tol Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan yang merupakan anggota kepolisian yaitu Ipda OS. Diketahui Ipda OS adalah anggota Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya. 

Sebelumnya pada Jumat (26/11/2021) aksi penembakan terjadi di Exit Tol Bintaro. Terdapat dua orang yang menjadi korban penembakan tersebut. Awalnya dua korban dibawa ke RS Pelni, Jakarta Barat untuk mendapatkan perawatan sebelum dipindahka ke RS Kramat Jati, Jakarta Timur. Satu dari dua korban meninggal dunia setelah sempat dirawat.

4. Pria Gunungkidul Tancapkan Paku 14 cm ke Dahi Sendiri Lantaran Depresi Diceraikan Istri

Warga Gunungkidul Supriyanto (40) menancapkan paku sepanjang 14 sentimeter di dahinya. Hal inipun membuat geger warga dan melarikan korban di RSUP Dr Sardjito Yogyakarta. Aksi ini dilakukan lantaran depresi dan sempat menjalani perawatan rutin di Rumah Sakit Jiwa Ghrasia, Pakem Sleman usai diceraikan istrinya. 

Aksi ini dilakukannya pada Senin (29/11/2021). Usai menancapkan paku pada dahinya dia menemui ibunya yang sedang memasak. Saat itu korban menunjukkan luka pada dahinya. Melihat kondisi sang anak, kemudian ibunya berteriak histeris sehingga membuat tetangganya berdatangan. 

Mereka kemudian membawa korban ke IGD RSUD Wonosari, Gunungkidul. Karena pakunya cukup panjang, korban kemudian dirujuk ke RSUP DR Sardjito.

5. Banding Ditolak, Bripka MN yang Mengaku Khilaf Tembak Rekan Kerja Tetap Dipecat

Majelis Komisi Kode Etik Polda NTB menolak permohonan banding Bripka MN, anggota Polsek Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur. Dia merupakan tersangka kasus penembakan terhadap rekan kerjanya sesama anggota Polri hingga tewas. 

Pertimbangan penolakan lantaran materi banding yang dimohonkan Bripka MN dinilai tidak masuk dalam substansi materiil perkara. Majelis komisi banding juga menyatakan sidang KKE oleh Polres Lombok Timur sebelumnya sudah berjalan sesuai aturan. 

Materi permohonan banding Bripka MN berkaitan dengan adanya beban tanggungan keluarga, usia masih muda dan berbuat karena alasan khilaf. tindakan Bripka MN telah mencoreng institusi Polri. 

Perbuatannya juga telah melanggar Hak Asasi Manusia. Hasil putusan sidang komisi banding tersebut telah diserahkan ke Bidang Propam Polda NTB. Tujuannya untuk di proses lebih lanjut.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq

Bagikan Artikel: