Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Temukan Helm Diduga Milik Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS di Salemba
Advertisement . Scroll to see content

5 Berita Terpopuler Hari Ini: Kronologi Pajero Kecelakaan di Jalan Tol hingga Konglomerat Taiwan Tolak Kemerdekaan Negaranya

Rabu, 01 Desember 2021 - 10:01:00 WIB
5 Berita Terpopuler Hari Ini: Kronologi Pajero Kecelakaan di Jalan Tol hingga Konglomerat Taiwan Tolak Kemerdekaan Negaranya
Kasus penembakan di Exit Tol Bintaro jadi salah satu berita terpopuler pagi ini (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Korban yang selamat dari kecelakaan mengatakan bahwa mereka habis pulang menjenguk anak di Pesantren Tebuireng. Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, mobil Pajero nahas warna putih tersebut mengalami kerusakan parah di bagian depan. Mesinnya melesak ke dalam setelah menabrak keras bagian belakang truk. Kasus kecelakaan ini telah ditangani Unit Laka Satlantas Polres Purwakarta.

2. Konglomerat Taiwan Tolak Kemerdekaan Negaranya Setelah Perusahaan Didenda China

Pada Selasa (30/11/2021) konglomerat Taiwan Douglas Hsu ini menolak kemerdekaan Taiwan dari China. Pernyataan tersebut disampaikannya setelah Beijing mendenda perusahaannya sebagai peringatan keras China terkait isu kedaulatan Taiwan. 

Minggu lalu, China membidik grup Timur Jauh milik Hsu dengan beberapa masalah, mulai dari pajak hingga standar keselamatan kebakaran. Beijing pun memberikan denda kepada grup perusahaan milik Tsu dengan total 474 juta yuan (74,4 juta dolar AS). Grup Timur Jauh mempunyai gurita bisnis di China daratan di bidang perhotelan hingga petrokimia. 

China tidak secara langsung menyatakan perusahaan milik Hsu bersalah karena mendukung kemerdekaan Taiwan. Langkah yang dilakukan Beijing menjadi peringatan sendiri bagi perusahaan Taiwan yang terancam tidak beroperasi lagi di China karena mendukung kemerdekaan. Awal bulan ini, China mengeluarkan ancaman bahwa siapa pun yang mendukung kemerdekaan resmi Taiwan, termasuk perusahaan-perusahaan, akan bertanggung jawab secara pidana.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut