Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Asap Karhutla Ancam Kesehatan Masyarakat, Ini 6 Kelompok Rentan Terkena ISPA
Advertisement . Scroll to see content

70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Puan Maharani Desak Pengobatan Gratis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:43:00 WIB
70.239 Balita Kena ISPA akibat Karhutla, Puan Maharani Desak Pengobatan Gratis
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti 70.239 balita terkena ISPA akibat karhutla dan meminta pemerintah memperkuat perlindungan kesehatan serta memastikan akses pengobatan bagi masyarakat terdampak. (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

Menurut Puan, pemerintah perlu menentukan prioritas penanganan berdasarkan tingkat dampak yang dirasakan masyarakat. Keluarga yang memiliki keterbatasan dalam melindungi anak dari paparan asap juga harus mendapatkan perhatian lebih besar.

Dia mengingatkan, penanganan kesehatan anak tidak boleh berhenti ketika kebakaran mulai terkendali atau kualitas udara berangsur membaik. Pemerintah pusat dan daerah perlu memastikan dukungan kesehatan tetap tersedia selama masa pemulihan.

“Laporan kasus pada balita yang cukup banyak perlu diikuti komitmen yang berlanjut sampai masa pemulihan. Pemerintah pusat dan daerah perlu menjaga dukungan agar kebutuhan anak yang masih berlangsung tetap memperoleh perhatian ketika keadaan udara mulai membaik dan aktivitas masyarakat berangsur kembali,” kata Puan.

Puan menambahkan, anak-anak merupakan kelompok yang rentan ketika bencana terjadi. Karena itu, mereka membutuhkan pendampingan orang dewasa serta penanganan kesehatan yang memadai ketika mengalami gangguan akibat karhutla.

“Kita ketahui bersama, anak-anak adalah kelompok yang paling rentan dalam bencana. Mereka juga tidak berdaya tanpa bantuan orang dewasa sehingga membutuhkan pertolongan saat mengalami krisis kesehatan,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut