Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mentan Amran Targetkan Produksi Beras 34 Juta Ton pada 2027, Jaga Keberlanjutan Swasembada
Advertisement . Scroll to see content

90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Terindikasi Melanggar, Kepala Bapanas: Sangat Merugikan Rakyat

Jumat, 04 September 2026 - 02:15:00 WIB
90 Persen Sampel Beras Fortifikasi Terindikasi Melanggar, Kepala Bapanas: Sangat Merugikan Rakyat
Kepala Bapanas Amran Sulaiman mengungkap sekitar 90 persen hasil sementara pemeriksaan sampel beras fortifikasi terindikasi melanggar. (Foto: Ilustrasi/Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

Beras Fortifikasi Dijual Lebih Mahal

Amran juga menyoroti disparitas harga pada sejumlah produk yang diklaim sebagai beras fortifikasi. Menurutnya, terdapat produk yang dijual dengan harga jauh lebih tinggi dibandingkan harga beras pada umumnya.

“Harusnya harganya sekitar Rp13.500, dijual sampai Rp40.000. Selisihnya puluhan ribu rupiah per kilogram. Ini bukan sekadar soal harga, tetapi masyarakat harus mendapatkan produk sesuai dengan apa yang dibayarkan,” kata Amran.

Dia menegaskan, pemerintah tidak mempersoalkan inovasi maupun pengembangan produk pangan bernilai tambah, termasuk fortifikasi beras. Namun, setiap klaim yang dicantumkan pada kemasan harus dapat dibuktikan dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

“Kalau memang beras fortifikasi, ya harus benar fortifikasinya. Jangan sampai masyarakat membeli karena percaya pada klaim di kemasan, tetapi produknya tidak sesuai,” tuturnya.

Karena itu, Amran meminta pengawasan terhadap produk beras fortifikasi terus diperkuat. Pemerintah juga akan memastikan pemeriksaan dilakukan secara objektif berdasarkan hasil pengujian laboratorium dan ketentuan yang berlaku.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut