Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terdampak Erupsi Anak Krakatau, Penumpang Garuda Mendarat di Bandara Kertajati 
Advertisement . Scroll to see content

Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Penumpang Terdampak Berhak Refund Tiket 100 Persen

Senin, 07 September 2026 - 20:03:00 WIB
Abu Vulkanik Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, Penumpang Terdampak Berhak Refund Tiket 100 Persen
Bandara Husein Sastranegara ditutup sementara akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Penutupan Bandara Soekarno-Hatta dan enam bandara lainnya diperpanjang hingga pukul 24.00 WIB. Keputusan tersebut diambil berdasarkan analisis Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin untuk memastikan keselamatan penerbangan.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, langkah tersebut dilakukan secara konservatif karena masih terdapat sebaran abu vulkanik di sejumlah wilayah.

"Berdasarkan hasil dari VAAC tersebut, erupsinya pada ketinggian 50.000 feet sebetulnya sudah semakin menjauh menuju Samudera Hindia. Sedangkan abu vulkanis yang berada di 15.000 feet masih sedikit menyentuh wilayah Lampung, Banten, termasuk Jabodetabek," ujar AHY.

Abu vulkanik pada ketinggian 15.000 kaki tersebut terpantau bergerak dengan kecepatan 10 knot ke arah barat daya. Meskipun hasil pemeriksaan mandiri atau paper test di area landasan sejumlah bandara telah menunjukkan hasil negatif, otoritas masih menunggu rujukan resmi sebelum membuka kembali operasional penerbangan.

Perpanjangan penutupan hingga tengah malam juga dimanfaatkan pengelola bandara untuk melakukan pembersihan runway, taxiway, dan apron. Maskapai juga diwajibkan membersihkan armada pesawat untuk memastikan tidak ada material abu vulkanik yang berpotensi mengganggu penerbangan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut