Anak dan Istri SYL Siap Kembalikan Uang Hasil Korupsi di Kementan
JAKARTA, iNews.id - Keluarga eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) siap mengembalikan uang hasil korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan). Pernyataan itu disampaikan Kemal Redindo, anak SYL, saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan SYL di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (29/5/2024).
“Apakah Saudara ada niat baik untuk mengembalikan uang-uang itu?” tanya hakim ketua Rianto Adam Pontoh di ruang sidang, Rabu (29/5/2024).
“Insya Allah, Yang Mulia,” ucap Kemal.
Istri SYL, Ayun Sri Harahap juga mengutarakan niat yang sama. Dia ingin mengembalikan uang dari Kementan untuk perjalanan umrah.
Istri SYL Klaim Tak Beli Tas Mewah saat Suami Jabat Mentan, Ngaku Dimarahi
“Khusus untuk umrah, kami sudah menunggu,” kata Ayun.
“Mengembalikan uang itu?” tanya Rianto.
Keluarga Peluk dan Cium SYL sebelum Sidang di Pengadilan Tipikor
“Menunggu tagihan Yang Mulia, tagihan belum datang jadi kami belum bayar,” ucap Ayun.
Rianto pun meminta jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menghitung total kerugian negara dan berkoordinasi dengan keluarga SYL mengenai pengembalian uang tersebut.
Anak SYL Pernah Ajukan Beberapa Nama untuk Pejabat Eselon II di Kementan, Siapa Saja?
“Pengembalian uang negara ke KPK tidak menggugurkan indikasi pidana dan itu hanya salah satu hal yang meringankan, tapi kalau ada niat baik kan lebih bagus karena ini menyangkut uang negara. Para saksi sudah mengakui dan mau mengembalikan,” ujar Rianto.
“Silakan nanti koordinasi dengan penuntut KPK, nanti akan dihitung dan silakan kalau ada niat baik sebelum tuntutan dibacakan,” kata dia.
Momen Anak Cium Tangan SYL Usai Bersaksi di Sidang Kasus Korupsi
Adapun SYL didakwa memeras pegawainya hingga Rp44,5 miliar selama 2020-2023 bersama eks Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementan Kasdi Subagyono dan eks Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Kementan Muhammad Hatta.
Uang ini kemudian digunakan untuk kepentingan istri dan keluarga SYL, kado undangan, Partai NasDem, acara keagamaan, charter pesawat hingga umrah dan berkurban. Selain itu, dia juga didakwa menerima gratifikasi sebesar Rp40,6 miliar sejak Januari 2020 hingga Oktober 2023.
Editor: Rizky Agustian