Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Greenpeace Sebut Krisis Iklim Picu Harga Pangan Mahal dan Ancam Penghasilan Pekerja
Advertisement . Scroll to see content

Apresiasi Aksi Greenpeace, Gerakan Cinta Prabowo Akui Kebakaran Hutan Masih Jadi Masalah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:42:00 WIB
Apresiasi Aksi Greenpeace, Gerakan Cinta Prabowo Akui Kebakaran Hutan Masih Jadi Masalah
Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, Kurniawan mengapresiasi aksi Greenpeace Indonesia yang membentangkan spanduk berisi kritik terhadap krisis iklim. (Foto: Dok)
Advertisement . Scroll to see content

Meski demikian, Kurniawan menegaskan pemerintah tidak tinggal diam menghadapi persoalan tersebut. Dia menyebut berbagai upaya penanganan karhutla telah dilakukan, meskipun pelaksanaannya masih menghadapi kendala, termasuk lokasi kebakaran yang sulit dijangkau.

“Pemerintah tidak tinggal diam dan pemerintah sudah melakukan upaya-upaya untuk penanganan kebakaran hutan ini. Kalaupun memang belum bisa maksimal karena memang kendala pertama memang kendala apa tempat-tempat yang agak sulit dijangkau, tapi bukan berarti pemerintah tidak melakukan apa-apa,” katanya.

Pemerintah Klaim Berupaya Menjaga Beban Masyarakat

Selain persoalan lingkungan, Kurniawan menanggapi kritik mengenai dampak krisis iklim terhadap kehidupan masyarakat, mulai dari kebutuhan pangan hingga meningkatnya biaya hidup.

Dia menilai kondisi ekonomi saat ini turut dipengaruhi dinamika politik dan konflik global yang memberikan tekanan terhadap fiskal Indonesia. Kendati demikian, menurutnya, pemerintah masih berupaya melindungi masyarakat, salah satunya dengan mempertahankan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Kalau yang disampaikan tadi itu masalah beratnya kehidupan saat ini, itu pun juga kita akui juga karena memang dampak politik perang global ini yang terjadi ini menyebabkan beratnya fiskal Indonesia. Tapi pemerintah masih berpihak kepada masyarakat dengan tidak menaikkan harga minyak subsidi, tentu itu yang dilakukan pemerintah supaya tidak menambah beban bagi masyarakat semakin berat,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut