Apresiasi Aksi Greenpeace, Gerakan Cinta Prabowo Akui Kebakaran Hutan Masih Jadi Masalah
Kurniawan juga berharap dampak El Nino, kemarau panjang, dan kebakaran hutan dapat segera diatasi. Dia meminta masyarakat bersabar karena penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan proses dan tidak dapat dilakukan secara instan.
Menurutnya, pemerintah telah melakukan sejumlah upaya, termasuk modifikasi cuaca, untuk mengurangi dampak kondisi iklim ekstrem.
“Mudah-mudahan juga El Nino ini juga cepat selesai supaya apa? Dampak dari kebakaran, kemarau panjang ini cepat teratasi. Modifikasi cuaca juga sudah dilakukan, makanya kita harus sabar. Bukan berarti pemerintah Pak Prabowo tidak melakukan apa-apa, cuma untuk memperbaiki sesuatu itu memang tidak bisa langsung selesai, butuh proses panjang, tapi intinya pemerintah sudah melakukan segala sesuatu untuk kepentingan rakyatnya yang ada di daerah,” ucap Kurniawan.
Greenpeace Pertanyakan Langkah Preventif Pemerintah
Sementara itu, Juru Kampanye Keadilan Iklim Greenpeace Indonesia, Jeanny Sirait, menilai krisis iklim tidak bisa dipandang sebagai persoalan yang hanya membutuhkan kesabaran masyarakat. Menurutnya, dampak bencana lingkungan telah memengaruhi kehidupan sehari-hari, terutama warga yang terdampak kabut asap akibat karhutla.
Jeanny menyoroti dampak kabut asap terhadap anak-anak dan keluarga di wilayah terdampak. Dia mempertanyakan tanggung jawab pemerintah jika masyarakat terus diminta bersabar menghadapi situasi tersebut.