Bamsoet Sebut Akan Bentuk Kepengurusan Golkar Bersama Airlangga Hartarto

Felldy Utama, Okezone, Wildan Catra Mulia ยท Rabu, 04 Desember 2019 - 00:30 WIB
Bamsoet Sebut Akan Bentuk Kepengurusan Golkar Bersama Airlangga Hartarto

Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet). (Foto: iNews.id/Felldy Utama)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) telah mengundurkan diri dari pencalonan ketua umum periode 2019-2024. Keputusan itu diambil Bamsoet demi kepentingan yang lebih besar yakni Partai Golkar.

Ketua MPR ini memastikan, dirinya dan Airlangga Hartarto, yang mencalonkan diri kembali menjadi ketua umum, akan sama-sama membentuk struktur kepengurusan Partai Golkar periode 2019-2024.

"Kami sudah sepakat dua gerbong ini akan disatukan. Jadi semangat rekonsiliasi inilah yang kemudian mendorong kita berdua untuk melakukan rekonsiliasi," kata Bamsoet di sela-sela pembukaan Munas X Golkar di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (3/12/2019) malam.

BACA JUGA:

Jokowi Apresiasi Langkah Bamsoet: Kalau Golkar Panas, Politik Indonesia Juga Panas

Kelakar Jokowi saat Hadir di Munas Partai Golkar: Hawanya Sejuk

Empat Alasan Bamsoet Mundur dari Caketum Partai Golkar

Bamsoet mengatakan, ada empat alasan dirinya mundur dari pencalonan. Pertama, dia mengungkapkan, jelang musyawarah nasional (munas) situasi internal Partai Golkar cenderung memanas.

Dia melanjutkan, jika dipaksakan berpotensi memecah Partai Golkar. Kedua, menjaga kondisi politik yang kondusif sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dari berbagai ancaman global.

"Ketiga, nasihat dari para senior, termasuk Pak Yapto (Ketua Umum Pemuda Pancasila), Pak Pontjo (Ketua Umum FKPPI), dan Pak Bobby (Plt Ketua Umum Soksi)," katanya.

Keempat, Bamsoet menuturkan, adanya semangat rekonsilasi yang telah disepakati bersama antara tim Bamsoet dan Airlangga Hartarto sehingga tercipta suasana teduh dalam munas. "Inilah pengorbanan saya untuk menjaga keutuhan kita, dan menjaga komitmen Partai Golkar terhadap negara terhadap pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin," tuturnya.

Bamsoet mengaku legawa mengaku legawa dengan keputusannya mundur dari pencalonan ketua umum Partai Golkar periode 2019-2024. "Berat bagi saya untuk ngambil. Tetapi, demi persatuan dan kesatuan Partai Golkar, saya ambil keputusan pahit ini," ujarnya.


Editor : Djibril Muhammad