Bareskrim Polri Musnahkan 341 Kg Sabu Milik Sindikat Internasional

Irfan Ma'ruf ยท Rabu, 26 Februari 2020 - 15:51 WIB
Bareskrim Polri Musnahkan 341 Kg Sabu Milik Sindikat Internasional

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo memusnahkan barang bukti ganja dan sabu dengan menggunakan alat incenerator di Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (26/2/2020). (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf).

JAKARTA, iNews.id – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memusnahkan barang bukti sabu-sabu seberat 341,6 kilogram (kg) dan ganja 51 kg hasil pengungkapan kasus selama Desember 2019-Februari 2020. Narkoba itu disita dari sejumlah sindikat internasional.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menuturkan, Indonesia dalam kondisi darurat narkoba. Barang haram itu telah menyebar luas ke berbagai lapisan masyarakat. Narkoba menjadi penghalang bagi terciptanya generasi unggul di Indonesia.

"Tantangan membentuk SDM unggul tidak bisa tercapai kalau narkoba masih demikian besar. Ini tugas kita bersama menghadapi Indonesia 2045, yang kita harapkan bisa masuk nomor 4 peringkat pertumbuhan ekonomi. Tidak akan berhasil kalau tidak bisa memerangi narkoba," katanya di Gedung Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Rabu (26/2/2020).

Listyo pun meminta kepada jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap masuknya narkoba jaringan internasional. Pemberantas tidak bisa dengan sekadar mengingatkan, namun harus ada upaya yang lebih maksimal.

''Kalau dulu kita lakukan upaya dengan 100 kali, sekarang harus 10 atau 20 kali lipatnya," ucap mantan Kapolda Banten ini.

Dia juga meminta jajarannya agar selain melakukan pencegahan, juga pemberantasan sebagaimana tertuang dalam Inpres Nomor 6 tahun 2018 tentang rencana aksi nasional. Tak hanya itu, polisi juga tak perlu ragu-ragu terhadap para pelaku kejahatan narkoba.

Jenderal bintang tiga ini juga menyoroti maraknya peredaran narkoba di lembaga permasyarakatan (Lapas). Dia meminta jajarannya untuk mengawasi dan menindak siapa pun yang terlibat.

"Tidak ada alasan, kalau tidak bisa mengungkap lebih besar, tidak boleh ada narkoba yang boleh masuk," ucapnya.

Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dittipid Narkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol Krisno Halomoan Siregar menjelaskan, pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar menggunakan alat incinerator. Pemusnahan ini sebagai bentuk transparansi agar masyarakat mengetahui barang haram tersebit dimusnahkan.

"Kegiatan ini dilakukan untuk membuktikan bahwa hasil pengungkapan benar-benar dimusnahkan dengan cara dibakar," tuturnya. Penangkapan dilakukan pada waktu dan tempat berbeda.

Berikut rincian pemusnahan narkotika jaringan internasional:

1. Sabu 158 kg sabu dari sindikat jaringan Afrika-Indonesia. Diamankan di Desa Cijujung Sukaraja, Bogor, Jawa Barat.

2. Sabu 70 kg dari jaringan Malaysia-Medan-Jakarta. Diamankan di Desa Lebak Wangi, Sepatan Timur, Kota Tangerang, Banten.

3. Sabu 59 kg jaringan Malayasia-Indonesia. Diamankan di Dumai, Riau.

4. Sabu 37 kg, jaringan Malayasia-Indonesia diamankan dari Pelabuhan Tanjung Sarang Elang, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara.

5. Sabu 17, 6 kg, jaringan Pekanbaru-Lampung-Jakarta-Bandung. Diamankan di Lampung dan Bandung.

6. Ganja 51 kg, dari jaringan Sumatera Barat-Jakarta. Diamankan dari Tangerang, Karawang, dan Gandaria.


Editor : Zen Teguh